By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: 15 Sastrawan Jateng Diundang Ikut Munsi III
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

15 Sastrawan Jateng Diundang Ikut Munsi III

Last updated: 10 September 2020 00:38 00:38
Jatengdaily.com
Published: 10 September 2020 00:38
Share
Gunoto Saparie
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak 15 sastrawan dari Jawa Tengah diundang untuk mengikuti Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia (Munsi) III di Jakarta, 6 – 8 Oktober 2020. Mereka bersama 156 sastrawan lain dari seluruh Indonesia dipilih tim kurator dengan mempertimbangkan kelayakan karya dan ketersebaran wilayah.

Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) Gunoto Saparie mengatakan, selain dirinya sastrawan Jateng yang akan diberangkatkan di Jakarta adalah Abdul Aziz, Afiliasi Ilafi, Arif Fitra Kurniawan, Atmo Tan Sidik, Maufur, Dwi Supriyadi, Kartika Catur Pelita, dan S. Prasetyo Utomo. Selain itu juga Setia Naka Andrian, Siti Choiriyah, Soekoso DM, Titi Setiyoningsih, Theopilus Yudi Setiawan, dan Yunita Widyaningsih.

“Kegiatan Munsi itu diselenggarakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud. Tim kuratornya terdiri dari Triyanto Triwikromo, Seno Gumira Ajidarma, Maman S. Mahayana, Damhuri Muhammad, dan Kennedi Nurhan,” ujarnya, Kamis (10/09/2020).

Munsi I, tambah Gunoto, diadakan tahun 2016 di Hotel Bidakara, Jakarta. Sedangkan Munsi II tahun 2017 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta. Pada awalnya kegiatan ini berlangsung setahun sekali, namun sejak tahun 2017 disepakati diadakan tiga tahun sekali.

“Namun, berbeda dengan kegiatan sebelumnya Munsi III diselenggarakan di tengah wabah covid-19, sehingga harus mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya. st

You Might Also Like

Rizky Juniansyah Ukir Sejarah Emas untuk Indonesia di Olimpiade 2024 Paris
Calon Jemaah Haji Boyolali yang Tertunda Keberangkatan Capai 735 Orang
Pembangunan Pasar Banjarsari di Pekalongan Digadang Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat
Tiga Tersangka Kasus Kematian Dokter PPDS Undip akan Dikenai Pasal Berlapis
Lima Sayuran Hijau yang Bisa Bantu Jaga Imunitas Tubuh Saat Musim Hujan
TAGGED:DKJTMunsiprotokol kesehatansastrawan jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?