By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Antisipasi Covid, 200 Pengungsi Merapi Jalani Tes Cepat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Antisipasi Covid, 200 Pengungsi Merapi Jalani Tes Cepat

Last updated: 8 November 2020 19:30 19:30
Jatengdaily.com
Published: 8 November 2020 19:30
Share
Lokasi penampungan untuk pengungsi Merapi. Foto: Diskominfo Jateng
SHARE

MUNGKID (Jatengdaily.com)– Sebanyak 200 orang pengungsi Merapi dari Desa Keningar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang telah tiba di tempat penampungan di Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid, Minggu (8/11/2020) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Sesampainya di tempat penampungan, mereka langsung menjalani rapid test atau tes cepat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Tadi (jumlah pengungsi) masih 117 (orang), sekarang sudah di atas 200 orang dan nanti akan kita update terus melalui posko,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Susanto di sela pemantauan proses pengungsian di Desa Ngrajek.

Edi menuturkan, dalam proses pengungsian tersebut, pihaknya menemukan beberapa warga yang sakit, yang langsung segera dilarikan ke RSUD Merah Putih untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Sedang bagi pengungsi yang sehat, tetap dilakukan pengecekan kesehatan dan tes cepat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Edi mengimbau kepada warga lainnya yang berada pada Kawasan Rawan Bencana  (KRB) III untuk tetap tenang sambil memantau perkembangan Merapi dari sumber yang terpercaya, yakni BPPTKG. Meski demikian, warga juga harus tetap waspada jika sewaktu-waktu terjadi erupsi.

“Tadi beberapa warga desa lainnya juga bertanya apakah mereka juga perlu mengungsi. Maka saya berikan penjelasan dan menjalin komunikasi dengan mereka agar tidak bingung,” jelasnya.

Saat ini pengungsi dari warga Desa Keningar di tampung di dua titik, yakni di SD Negeri Ngrajek 1  dan rumah Kepala Desa Ngrajek.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Sunaryo mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, warga harus melakukan tes cepat sebelum masuk ke tempat pengungsian.

“Sampai saat ini di KRB III insya Allah logistik dari Dinas Kesehatan sudah mencukupi,” terang Sunaryo.

Sunaryo menambahkan, bagi warga yang hasil tes cepatnya reaktif akan dirujuk ke RSUD Merah Putih yang sudah dipersiapkan dengan kapasitas 33-40 tempat tidur.

“Untuk beberapa warga pengungsi yang teridentifikasi reaktif kemarin sudah dilakukan swab, namun kami juga masih menunggu hasilnya karena butuh waktu dua hingga tiga hari,” pungkas Sunaryo. she

You Might Also Like

Pimpinan MPR Apresiasi W20 Indonesia Ikut Sukseskan KTT G20 di Bali
Warga Musuk Boyolali Nguri-uri Tradisi Lebaran Sapi
FKUB Jateng Gaungkan Toleransi Jelang Nataru 2025–2026: Jaga Kerukunan, Wujudkan Perayaan Damai
Moderasi Beragama, Konter Narasi Sikap Ekstrimisme
Begini Pesan Satgas COVID-19 Jelang Pilkada
TAGGED:pengungsi Merapi dari Desa Keningarpengungsi merapi rapit tes
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?