By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Asyik Main Hp yang di-Charge, Meninggal Tersambar Petir
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Asyik Main Hp yang di-Charge, Meninggal Tersambar Petir

Last updated: 12 Januari 2020 15:29 15:29
Jatengdaily.com
Published: 12 Januari 2020 15:29
Share
Ilustrasi korban.
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)- Hujan deras disertai petir, Sabtu (11/1/2020), pukul 17.30 WIB menyisakan duka mendalam bagi keluarga Muhamad Tegar Yuniarto (14). Warga Desa Pagedangan RT 25 RW 03 Kecamatan Adiwerna itu meninggal tersambar petir.

Kapolsek Adiwerna AKP Sehroni mengatakan saat hujan deras disertai petir mengguyur Kecamatan Adiwerna dan sekitarnya, korban tengah berada di dalam rumahnya. Korban sedang bermain dengan memegang handphone (Hp) yang sedang di-charge di ruang tengah.

Sedangkan kedua orangtuanya berada di dalam kamar bersama adik korban. “Tidak berapa lama terdengar suara petir menyambar cukup keras. Sehingga orang tua korban keluar dari kamar dan melihat korban sudah terkapar sambil memegangi handphone di dadanya,” katanya.

Orang tua korban, tambah AKP Sehroni, langsung menolong dengan mencabut charger dari stopkontak. Lalu kedua orang tuanya membawa korban ke dokter untuk diberikan pertolongan.

Namun ternyata nyawa korban sudah tidak tertolong lagi. “Saat keluarga membawa ke dokter, korban sudah meninggal,” ungkap Kapolsek.

Hasil pemeriksaan, papar AKP Sehroni, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Hanya terdapat luka lecet bekas terbakar atau tersengat listrik di dada korban. wing-she

You Might Also Like

Tradisi Satu Juz Jadi Magnet, Umat Muslim Padati Tarawih Perdana di MAJT
Kabupaten Grobogan Pusat Pelatihan Pengembangan Industri Pangan
Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada 2020 akan Ditindak Tegas
Starvision Ikut Produseri Film Baru Mouly Surya
Kereta Api Sancaka Utara Rute Surabaya-Cepu-Yogyakarta-Cilacap PP Diminati Ribuan Penumpang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?