Atasi Kekumuhan, Digelar Lomba Kampung Juara

0
lomba kampung

Kampung 76 Batursari Mranggen terpilih sebagai Kampung Juara 2020. Disusul Gang Bugenvil Desa Buko Wedung dan Gang Jambu Desa Kedondong Kecamatan Demak Kota sebagai terbaik kedua dan ketiga. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Lomba Kampung Juara merupakan cara menumbuhkan semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap lingkungan permukimannya. Sebab diyakini, kebanggaan terhadap lingkungannya mampu mendorong masyarakat terus merawat dan mengembangkan kawasan permukimannya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Dinperkim) Kabupaten Demak Akhmad Sugiharto menyampaikan, Lomba Kampung Juara terinspirasi program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). “Sama halnya tahun 2019, pada penyelenggaraan kali kedua ini dalam rangka menuju Demak bebas kumuh,” ujarnya, didampingi Kabid Pengembangan Kawasan Pemukiman Nurul Prasetyani, Rabu (26/8/2020).

Menjadi poin penilaian meliputi kebersihan, penghijauan, ketertiban, dan keindahan. Selain itu juga keberlanjutan, sebab membangun lebih mudah daripada merawat, apalagi mengembangkannya. Sehingga perlu ada upaya memotivasi perawatan dan pengembangan lingkungan permukiman.

Di sisi lain, Wabup Demak H Joko Sutanto yang hadir pada penyerahan penghargaan bersama Sekda dr H Singgih Setyono dan Asisten 2 Sekda Guvrin Putranto berharap, pemenang Kampung Juara mampu memotivasi dan mendedikasi masyarakat sekitarnya. Sehingga bermunculan kampung-kampung idaman yang indah lainnya. Terlebih Kampung Juara langkah awal menuju Lomba Habitat dan Adipura.

Maka itu butuh peran serta seluruh elemen masyarakat. Juga perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat, sehingga permukiman kumuh menjadi tertata. Karena dengan lingkungan yang tertata serta jauh dari kekumuhan, diyakini kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

Kampung 76 Desa Batursari Kecamatan Mranggen terpilih sebagai pemenang Lomba Kampung Juara 2020. Tim monitoring menetapkannya sebagai kampung terbaik sehubungan proaktif warganya membangun kawasan RT 6 dan 7 RW 30 yang semula kurang tertata dan cenderung kumuh menjadi lebih asri, hijau, nyaman, bersih, sehat, tertata. rie-yds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version