By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Awal 2020 BPBD Tangani Puluhan Bencana Tanah Longsor
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Awal 2020 BPBD Tangani Puluhan Bencana Tanah Longsor

Last updated: 21 Januari 2020 18:06 18:06
Jatengdaily.com
Published: 21 Januari 2020 18:06
Share
Bencana tanah longsor di daerah Tandang Kota Semarang beberapa waktu lalu. Foto: dok/hms
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang telah menangani beberapa peristiwa dari laporan tanah longsor pada musim hujan awal tahun 2020 ini.

Kabid Kedaruratan BPBD Kota Semarang, Bambang Rudi Hartono mengatakan, BPBD mencatat, pada bulan Januari 2020, minimal sudah ada 21 peristiwa bencana tanah longsor di beberapa di wilayah kecamatan di Kota Semarang.

Dikatakan, bencana tanah longsor paling banyak saat ini terjadi di wilayah perbukitan seperti di Kecamatan Gunungpati, lalu disusul Kecamatan Tembalang dan di wilayah Kecamatan Gajamungkur.

“Sepanjang laporan bulan Januari tahun ini, tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Gunungpati ada 5 kejadian, Kecamatan Tembalang dan Gajahmungkur, semua ada 3 kejadian tanah longsor,” ujarnya kepada wartawan, Senin (20/1/2020) lalu.

Dikatakan Bambang, bila dalam peristiwa kejadian tanah longsor tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, kejadian tanah longsor ada yang menyebabkan kerugian materi bagi warga. Contohnya, tanah longsor di Manyaran, Semarang Barat  menyebabkan kerugian hingga mencapai Rp10 juta.

“Korban jiwa bencana tanah longsor nihil. Kita harapkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana pada musim hujan di Semarang, termasuk bencana tanah longsor,” katanya.

Mengingat musim hujan hingga saat ini masih berlangsung, BPBD kota Semarang mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Kota Semarang yang berada di wilayah rawan longsor, untuk terus meningkatkan kewaspadaannya.

“Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar bisa melapor ke kepala wilayah, apabila melihat adanya gejala-gejala potensi longsor. BPBD Kota Semarang siap untuk berkoordinasi dengan dinas atau pihak terkait untuk cepat melakukan penanganan,” imbuhnya.Ugl–st

You Might Also Like

166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia Diresmikan
Semen Indonesia Bukukan Pendapatan Rp 8,127 Triliun
Miliki Misi Suka Berbagi, Willie Salim Merasa Senang Dilantik sebagai Chief Happiness Officer PT Marimas
Sidak di Kawasan Kampung Kali, Mbak Ita Menemukan Taman Kurang Terawat
Hadir di Sarasehan Ikatan Alumni, Rektor Universitas Negeri Makassar: Insyaallah Pak Ganjar Presiden
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?