By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ayo Hentikan Berstigma Negatif Terkait COVID-19
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
GagasanSorot

Ayo Hentikan Berstigma Negatif Terkait COVID-19

Last updated: 24 Juni 2020 19:03 19:03
Jatengdaily.com
Published: 24 Juni 2020 16:31
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Masyarakat Indonesia harus mulai berhanti membuat stigma negatif terkait COVID-19. Misalnya, berstigma negatif terhadap seseorang atau sekelompok orang yang menderita COVID-19. Dimana mereka mendapatkan tindakan diskriminasi dan tak sedikit diperlakukan berbeda.

Selain itu banyak akun-akun sosial yang menyebarkan berita hoax, itu justru makin memperparah situasi. Dengan kejadian seperti itu mahasiswa Ilmu Komunikasi membuat sebuah gerakan kampanye yang bergerak disosial media. Karena menurut mereka dijaman sekarang ini sosial media sangat berpengaruh besar buat perubahan dunia apalagi sekarang adalah eranya kaum millenial. Targetnya adalah kaum milenial. Mereka yang seharusnya kita edukasi karena mereka berpotensi besar menyebarkan berita hoax dan bisa menimbulkan stigma negatif di masyarakat.

Oleh karenanya, masyarakat didorong tidak langsung mempercayai pesan/berita yang didapat dan jangan langsung dishare karena jika berita itu terbukti hoaks sama dengan anda membuat orang terjerumus untuk melakukan kesalahan.

Stigma negatif terjadi pada pasien, ODP, PDP serta petugas kesehatan yang menangani pasien. Stigma negatif yang diberikan hanya akan memperparah keadaan baik secara mental maupun pada penyebaran penyakit itu sendiri. Dan itu permasalahan yang harus diperbaiki di masyarakat Indonesia.

Kita mengajak masyarakat untuk berpikir cerdas dalam menangani kasus Corona ini, dengan kita bergerak disosial media mengupload pamflet-pamflet dan membuat video layanan masyarakat kita berharap masyarakat mulai menyadari itu dengan pesan-pesan yang kita buat. Jatengdaily.com


Penulis: Faruq Indrawan, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Unissula angkatan 2018

You Might Also Like

Transparansi dan Akuntabilitas Dana Kampanye Pemilu Bersih 2024
Pemuda Harapan Bangsa Bisa Menjadi Bencana
‘Bangga Kencana’ Menuju Keluarga Berkualitas
Jaga Kebahagiaan Fitri dari Kebangkrutan
Update COVID-19, Positif 36.406, Meninggal 2.048, Sembuh 13.213
TAGGED:COVID-19stigma negatif covid-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?