Bahasa Tegalan akan Diajarkan di Sekolah

2 Min Read
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono. Foto: humas Pemkot Tegal

TEGAL (Jatengdaily.com) – Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., mengatakan, agar warga Kota Tegal jangan malu menggunakan Bahasa Tegalan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, juga didorong untuk mengenalkannya ke luar Kota Tegal.

‘’Jangan malu atau minder mengucap bahasa Tegalan. Hal ini dilakukan agar bahasa Tegalan lebih moncer daripada bahasa daerah lain,’’ jelasnya,  dalam saresehan Kepengarangan Sastra Jawa IV Pemberdayaan Bahasa Tegalan, yang digelar akhir pekan di Hotel Premier Kota Tegal. Wali Kota hadir untuk membuka acara tersebut.

Dedy Yon juga berharap agar generasi bahasa Tegalan harus terus disampaikan kepada pelajar melalui sekolah, sehingga bisa diajarkan dalam sekolahan ke anak didik. Tak ketinggalan dalam Sarasehan Bahasa Tegal, Wali Kota memberi sambutan dengan menggunakan Bahasa Tegal.

Sarasehan juga dihadiri Ketua Yayasan Podhang H. Sulistyo Suyatno, Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro, ST, Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah Ganjar Harimansyah, Wakil Bupati Brebes Narjo, S.H., M.H., perwakilan Gubernur Jateng, seniman Tegal hingga Dalang Ki Haryo Enthus Susmono.

Ketua Yayasan Podhang H. Sulistyo Suyatno mengatakan, pihaknya akan terus menguri-nguri bahasa tegalan dan sastra tegalan. Dirinyapun terus mengajak nguri-nguri bahasa Tegalan sebagai salah satu akar budaya bangsa Indonesia.

“Sarasehan kiye aja mung kaya rog rog asem, tapi kudu bisa ngudar gagasan, bab kepriben basa Tegalan karo sastrane tambah moncer. Aja isin belajar karo basa Banyumasan, basa panginyongan saiki tambah pentol,” tutur Dedy Yon dalam Bahasa Tegalan, yang intinya sarasehan ini jangan hanya sesaat namun bagaimana upaya membuat Bahasa Tegalan moncer.

Wali Kota mengajak agar acara saresehan tersebut bisa memberdayakan Bahasa Tegal, agar lebih bermartabat.

“Dadi basa Tegal bisa dinggo nang endi bae, nang wayah kapan bae. Pemerintah Kota Tegal wis oyag melestarikan bahasa Tegal nang saben-saben upacara dina ngadege Kota Tegal, upacarane nganggo basa Tegal. ASN angger dina kemis diwajibkan nganggo klambi Tegalan, ngomonge ya nganggo basa Tegalan. Film sing digawe Pemda uga nganggo basa Tegalan,” ujar Wali Kota. She

0
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.