By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Berbentuk Seperti Penggorengan Candi Watu Sangan Kini Jadi Tempat Ngopi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsWisata

Berbentuk Seperti Penggorengan Candi Watu Sangan Kini Jadi Tempat Ngopi

Last updated: 28 Juni 2020 19:32 19:32
Jatengdaily.com
Published: 28 Juni 2020 19:32
Share
Candi Watu Sangan, di Desa Kecepit, Kecamatan Randudongkal, Pemalang. Foto: wing
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com)- Candi Watu Sangan, di Desa Kecepit, Kecamatan Randudongkal, Pemalang, yang berbentuk sebuah batu seperti sangan atau penggorengan, kini makin terpelihara dan dilestarikan, seiring adanya pengembangan lokasi menjadi tempat ngopi.

Menurut Kepala Desa Kecepit Suwana SPd, candi watu sangan dahulunya adalah tempat pemujaan bagi masyarakat yang percaya, sehingga akan mendapatkan keberkahan. Watu sangan hingga kini masih berada ditempatnya semula, dan dipelihara oleh pemuda yang mengembangkan kreatifitas dengan konsep tempat ngopi.

“Saat ini watu sangan dikelola oleh pemuda desa Kecepit, sebagai pemuda penggiat desa di bidang wisata” ujar Suwana, Minggu (28/6/2020).

Dengan pengembangan oleh pemuda ini, sangat kita dukung karena potensi yang ada di Kecepit ini, bisa dilestarikan dengan baik bahkan diharapkan bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas.

“Imbasnya nanti pada peningkatan perekonomian, yang lebih maju dan berkembang” imbuhnya.

Sementara itu Barja atau biasa disebut mas kandung, pemuda desa yang punya kreatifitas tinggi menyampaikan, untuk saat ini masih dalam tahap pengembangan. Disini tersedia tempat ngopi dan nongkrong, dan bisa menikmati keindahan alam desa, diantaranya sungai comal dan bukit semunjul. wing-she

You Might Also Like

Farmasi Unissula Selenggarakan Workshop Penguji OSCE
Mahasiswa STIEPARI Semarang Piawai dalam Mengolah Masakan Prancis
Kunjungi Transmigran Asal Jateng di Lampung,  Ahmad Luthfi Disambut Hangat Puluhan Warga
Inspiratif dan Berkontribusi, Ali Mufiz dan Azhar Combo Raih Budai Award dari Unissula
Sebanyak 3.631 Pinjol Ilegal Sudah Diblokir, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
TAGGED:candi watusanganPemalang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?