By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Beton Pembatas Jalan untuk Isolasi Wilayah ‘Local Lockdown’ di Tegal Mulai Dipasang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Beton Pembatas Jalan untuk Isolasi Wilayah ‘Local Lockdown’ di Tegal Mulai Dipasang

Last updated: 29 Maret 2020 11:05 11:05
Jatengdaily.com
Published: 29 Maret 2020 11:05
Share
Ilustrasi Truk trailer mengangkut movable concrete barrier (MCB) beton yang akan dijadikan pembatas isolasi terbatas di sejumlah jalan di Kota Tegal, pada awal pemberlakuan lock down, beberapa bulan lalu. Foto: dok/Jatengdaily.com/wing
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com)– Sejumlah truk trailer pengangkut movable concrete barrier (MCB) beton yang akan dijadikan pembatas isolasi terbatas di sejumlah jalan di Kota Tegal, Sabtu (28/3) mulai berdatangan.

Sesuai rencana MCB-MCB beton itu dipasang, Minggu (29/3/2020) malam.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Tegal Sugianto mengatakan ada dua tipe MCB beton yang didatangkan. Pertama MCB beton yang beratnya mencapai enam kuintal. sepanjang 1 meter dengan tinggi 80 centimeter.

“Yang kedua beton yang beratnya mencapai 2 ton,” ujarnya singkat.

Ditambahkan Sugianto, ada 80 MCB beton yang datang, dan akan ada 80 unit lagi. Yang datang kemarin adalah tipe MCB beton yang pertama.

Beton yang didatangkan ke Kota Tegal sebanyak 160 buah. Sementara jenis yang kedua dengan bobot mencapai dua ton akan menyusul tiba di Kota Tegal besok.

MCB beton yang pertama, beber Sugianto, akan digunakan untuk memagari ruas jalan dari Jalur Pantura yang menuju ke ke jalan-jalan di dalam Kota Tegal. Sedangkan yang akan datang besok masih menunggu arahan selanjutnya.

Sementara itu, setelah berkonsultasi dengan Pemprov Jateng, Pemkot Tegal akhirnya mengubah local lock down menjadi karantina wilayah. Meski begitu, warga yang keluar masuk ke Kota Tegal tetap tetap diperiksa petugas gabungan.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, local lockdown diganti dengan isolasi wilayah atau isolasi terbatas. Itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari bahaya paparan virus corona (covid-19).

Terkait itu, kata Dedy, Pemkot Tegal akan melakukan pembatasan akses masuk ke wilayah Kota Tegal. Selanjutnya, warga yang keluar masuk terlebih dahulu diperiksa kesehatannya. wing-she

You Might Also Like

Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi Jateng, 12 Pejabat Dilantik dengan Sistem Super Ketat
PWI dan Diskominfo Jateng Sukses Gelar UKW, Amir Sebut Tanggung Jawab Wartawan Makin Besar
Hendi dan Budiman Ajak Anak Muda Hadapi Revolusi Industri 4.0
Semarang Bakal Jadi Tuan Rumah Puncak Acara Hari Keluarga Nasional Ke-31
Pusat Segera Distribusi 21 Juta Vaksin Covid ke Jateng
TAGGED:kota tegalLocalLock down
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?