By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Boyolali Sumbang Stok Beras Nasional 44 Ribu Ton/Tahun
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Boyolali Sumbang Stok Beras Nasional 44 Ribu Ton/Tahun

Jatengdaily.com
Published: 20 Desember 2020 20:10
Share
Ilustrasi. Foto: yan
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Pertanian menjadi pilar kekuatan bangsa dalam menghadapi tantangan akibat pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 juga tidak menghalangi para petani untuk menanami lahan pertanian.

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo mengatakan hal itu saat kunjungan kerja ke Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Sabtu (19/12/2020). “Kita berharap ketahanan pangan kita cukup, dengan demikian tentu tantangan tantangan itu secara berangsur bisa terlewati,” katanya seperti dilansir laman boyolali.go.id.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto mengatakan bahwa penyediaan sayuran di pekarangan mampu meningkatkan produktivitas ibu di tengah pandemi COVID-19.

“Program nyata dan simple yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali adalah ketahanan pangan keluarga. Yaitu dengan penyediaan sayur mayur di pekarangan rumah masing masing,” ujarnya.

Dijelaskan, Kabupaten Boyolali mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani yang merupakan penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 22 persen di Kota Susu. Luas tanam padi rata rata 49.000 hektar dengan prioritas 57,5 kuintal per hektar.

“Sehingga Boyolali surplus beras dan memberi sumbangan stok beras Nasional sebanyak 44.000 ton per tahun,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut juga diberikan bantuan bantuan alat dan mesin pertanian, bantuan kawasan rumah pangan lestari, bantuan paket budidaya ikan lele sistem bioflok, dan bantuan satu paket Gerpari. Pada kesempatan itu juga dilakukan penebaran benih ikan lele dalam sistem bioflok- akuaponik. yds

You Might Also Like

Presiden Instruksikan Perbaikan Sarana Penghubung yang Rusak Akibat Banjir di Kalimantan Selatan
Guru Hebat Profesional Menjalankan Tupoksinya
Kolaborasi BUMN, PLN dan SIG Teken MoU Mendorong Penggunaan Energi Bersih
Kasus Konfirmasi Positif Sub Varian Omicron XBB di Indonesia Sudah Empat Orang
Peringati Hari Jadi dan Kemerdekaan, Forum MPK Jawa Tengah Perkuat Sinergi dan Kepemimpinan Pelajar Lewat Open House 2026
TAGGED:kabupaten boyolaliMenteri pertanianpertanian boyolalistok beras nasionalSyahrul Yasin Limpo
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?