Bruno Fernandes, Titisan Eric Cantona atau Rooney?

Bruno Fernandes. Foto: twitter manchester united

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pembelian Bruno Fernandes di skuat Manchester United terus menuai pujian sejumlah pihak. Pemain asal Portugal yang digaet MU dari Sporting Lisbon dengan banderol 55 juta euro tersebut, terus disandingkan dan disebut mirip dengan sejumlah legend yang pernah menghuni Old Trafford.

Saat debut Bruno kontra Wolverhampton, mantan pemain MU Garry Neville memuji penampilannya. Dia terlihat bekerja keras di lapangan tengah. Neville menyebut Bruno ada tanda-tanda sosok Juan Sebastian Veron. “lni baru awal tapi saya suka apa yang dia lakukan,” kata Neville kala itu.

Kini giliran eks pemain MU lainnya yang kesengsem dengan penampilan Bruno Fernandes. Adalah Paul Scholes yang mengaku terhibur oleh kualitas Bruno Fernandes. Menurutnya, Bruno sudah menciptakan dampak besar dengan mencetak dua gol, tiga assist dan tiga kali menjadi Man-of-the-Match.

“Dia terlihat sebagai talenta khusus dan sepertinya dia juga bisa menjadi pahlawan untuk fans,” kata Scholes dalam laman Manchester United.

Scholes menyandingkan Bruno Fernandes dengan Eric Cantona dan Wayne Rooney. “Orang-orang ini diidolakan oleh fans dan Anda boleh berharap bahwa di masa mendatang dia juga bisa sebagus mereka.”

Saat menaksir dampak Bruno Fernandes terhadap tim muda Solskjaer dan dalam menaikkan kinerja United, Scholes yakin Si Portugis bertubuh kecil akan membawa MU naik ke level berikutnya.

“Tahu enggak, kadang-kadang cukup satu pemain untuk membuat tim klik (menyatukan tim) dan dia sepertinya pemain jenis itu,” kata sang legenda Setan Merah.

Sedangkan pelatih MU Ole Gunar Solskjaer justru menilai bahwa Bruno Fernandes mirip dengan Paul Scholes. “Ia mengingatkan saya pada Scholesy, sebagai seorang pemain tapi mempunyai kepribadian berbeda di luar lapangan,” kata pelatih asal Norwegia itu.

Solskjaer juga yakin Bruno bakal bisa menggantikan peran Paul Scholes ke depannya. Dia yakin Bruno bisa jadi jenderal lapangan tengah MU. “Ia adalah konduktor, pemimpoin serta seorang pemenang.Ia ingin selalu menang, 99 persen belumlah cukup bagi dia. Dan ia mengesankan saya,” ungkap Solskjaer. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here