SOLO (Jatengdaily.com) – Yayasan Tunas Sehat Indonesia (YTSI) bersama dengan komunitas Childhood Cancer Care (3C) di Solo menyalurkan bantuan peralatan pelindung diri bagi para tenaga medis di kota Solo dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Bantuan yang diberikan berupa masker bedah, masker N95, pakaian hazmat, face shield, cover shoes, google glass, nurse cap, dan sanitizer yang dibagi dan diserahkan langsung kepada sejumlah rumah sakit dan puskesmas di kota Solo dan sekitarnya.
Penggalangan bantuan ini bermula sejak ditetapkannya Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di Kota Surakarta pada tanggal 14 Maret 2020. Yayasan Tunas Sehat Indonesia (YTSI) bersama komunitas Childhood Cancer Care (3C) di kota Solo segera berinisiatif mengumpulkan donasi untuk membantu tenaga medis yang berada RS Dr Moewardi (RSDM). Selama ini, anak-anak penyandang kanker di Solo dan sekitarnya telah dirawat dengan sangat baik oleh para tenaga medis di RSDM. Pada saat seperti ini. Mereka adalah rekan kerja dan sahabat 3C dalam membantu anak penyandang kanker.
Ternyata niat baik YTSI dan 3C juga disambut baik oleh para sahabat 3C dan masyarakat. Sehingga cakupan penggalangan donasi pun diperluas sampai ke seluruh RS rujukan COVID-19 di kota Surakarta, Puskesmas di Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo, dan juga beberapa RS di kota lain. Sampai hari penutupan donasi, 3C dan YTSI telah mengumpulkan bantuan senilai 94 juta rupiah dalam bentuk dana dan barang. Bantuan yang diberikan berupa masker bedah, masker N95, pakaian hazmat, face shield, cover shoes, google glass, nurse cap, hand sanitizer dan juga makanan/minuman yang dibagi dan diserahkan secara langsung ke rumah sakt rujukan dan puskesmas.
Rumah sakit dan puskesmas yang menerima bantuan tersebut di antaranya adalah RSUD Dr. Moewardi, RSUD Bung Karno Semanggi, RSUD Kab. Sragen, RS Kasih Ibu, RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo, RS DKT Slamet Riyadi, dan 17 Puskesmas di wilayah kota Solo. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh YTSI ke rumah sakit dan puskesmas di wilayah kota Solo.
Ketua Yayasan Tunas Sehat Indonesia dr. Muhammad Riza, SpA(K) mengatakan bahwa awalnya penggalangan donasi untuk bantuan tenaga medis ini diperuntukkan bagi RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang merupakan rumah sakit rujukan utama untuk covid19. Akan tetapi karena besarnya kebutuhan bantuan alat pelindung diri untuk tenaga medis di rumah sakit lain di kota Solo dan sekitarnya termasuk puskesmas, maka YTSI memperluas penggalangan donasi bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain di kota Solo karena semua tenaga medis menghadapi resiko yang sama dalam menghadapi pandemic COVID19.
Sementara itu direktur RSUD Bung Karno Semanggi Surakarta, dr. Wahyu Indianto, M.H, yang mewakili penerima bantuan APD mengatakan, “Kami sangat berterimakasih, bantuan ini sangat kami butuhkan untuk melengkapi ketersediaan APD di RS rujukan Covid-19 ini. Hal ini juga memberikan suntikan semangat bagi kami, membuktikan bahwa masyarakat sangat mendukung upaya penanggulangan pandemik di Solo Raya. st


