By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Daerah Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Menyusul Surat Edaran Gubernur
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Daerah Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Menyusul Surat Edaran Gubernur

Last updated: 19 Desember 2020 10:44 10:44
Jatengdaily.com
Published: 19 Desember 2020 10:41
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Sejumlah kabupaten dan kota akhirnya menunda Pembelajaran Tatap Muka menyusul  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan surat edaran berisikan empat poin terkait penanganan Covid-19. Salah satunya, soal penundaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada satuan pendidikan PAUD hingga Pendidikan Masyarakat (Dikmas).

Diantaranya adalah di Pekalongan. Simulasi uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah yang menjadi kewenangan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, yang direncanakan mulai pekan ini ditunda.

Hal itu disampaikan Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi, Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Ahmad Husni, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Menurutnya,  penundaan itu karena adanya surat dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Jawa Tengah, dan surat edaran Gubernur Jawa Tengah kepada pemerintah kota/kabupaten, mengingat tren kasus Covid-19 belum kunjung mereda.

Ganjar menegaskan, dalam surat edaran bernomor 445/0017480 ini merupakan tindak lanjut arahan Menko Marvest dalam rapat evaluasi beberapa waktu lalu. Selain itu, karena kondisi Pandemi Covid-19 yang belum pasti.

“Ya kita tunda dulu karena semuanya belum pasti,” ucap Ganjar di rumah dinasnya.

Dalam surat edaran, secara khusus Ganjar meminta agar satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP hingga Dikmas untuk menunda PTM. Ganjar menegaskan, sarana prasarana hingga standar operasional prosedur harus disiapkan dengan maksimal.

“Sekarang kita sudah punya itu, terus kemudian gurunya, muridnya, wali murid atau orang tua kita siapkan semua,” katanya.

Ganjar menegaskan, penundaan PTM berlaku untuk seluruh daerah di wilayah Jawa Tengah. Terutama, daerah dengan peningkatan kasus Covid-19 yang tinggi. “Kalau kemudian kondisi di daerah itu ternyata peningkatan Covid-nya tinggi ya jangan dulu, nggak boleh, tunda semuanya, ora usah kesusu,” tegasnya.

Gubernur mengatakan, pihaknya tidak menutup kemungkinan PTM kembali dilaksanakan. Dengan catatan, masyarakat disiplin protokol kesehatan dan vaksin mulai diberikan.

“Kecuali nanti tiba-tiba terjadi penurunan drastis gitu ya. Di awal-awal bulan, masyarakat taat, vaksin mulai masuk, terjadi penurunan, ya bukan tidak mungkin kita buka. Tapi rasa-rasanya kalau Januari kok belum,” tandasnya. She

You Might Also Like

Mbak Puan Apresiasi Lomba Nasi Goreng Khas Mbak Ita
Ayah Cut Meyriska Meninggal Dunia
Minggu Depan PSIS Mulai Latihan Ofensif
Joko Mulyono Ungkapkan Kontrol Pengawasan Dana Desa Sangat Kuat
Kepala Daerah Yang Tak Bisa Kendalikan Inflasi akan Diganti
TAGGED:Ganjar Pranowopembelajaran tatap mukaPTM ditunda
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?