By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Data JPS Dampak Covid-19 Jangan Sampai Tumpang Tindih
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Data JPS Dampak Covid-19 Jangan Sampai Tumpang Tindih

Last updated: 16 April 2020 17:27 17:27
Jatengdaily.com
Published: 16 April 2020 17:27
Share
Abdul Hamid
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)  – Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah Abdul Hamid mendorong pemerintah untuk terus melakukan validasi data jaring pengaman sosial masyarakat terdampak Covid-19. “Harus dilakukan perencanaan dan pendataan yang lebih detail lagi. Jangan sampai tumpang tindih dan jangan sampai ada yang kelewatan,” katanya, Kamis (16/4).

Menurutnya, masyarakat terdampak di antaranya adalah mereka yang kehilangan pendapatan karena aktivitas berhenti, seperti sektor jasa, perdagangan, transportasi, para guru ngaji, buruh harian, hingga pekerja seni/hiburan.

“Yang pasti adalah bagaimana anggaran yang ada selain untuk kebutuhan penanganan kedaruratan Covid-19, juga harus diperuntukkan untuk jaring pengaman kepada masyarakat terdampak  serta kebutuhan lainnya yang benar benar diperlukan pada kondisi saat ini,” sebutnya.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, DPRD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus lakukan komunikasi termasuk didalamnya bagaimana pola penganggaran. “Agar dana yang dikeluarkan tepat sasaran dan tepat guna,” katanya.

Sejauh ini, jelas dia, para wakil rakyat mendapat penugasan khusus untuk melakukan monitoring penanganan dan pencegahan Covid-19 di daerah pemilihan masing-masing.

Salah satu rekomendasi dari hasil monitoring adalah, kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam upaya menanggulangi bencana nasional Covid-19 harus dilakukan secara terorganisir dengan baik.

“Pemerintah di semua tingkatan, serta elemen lain yang bahu membahu melakukan gerakan langkah pencegahan, bantuan kemanusiaan. Sehingga tidak ada kesan berjalan sendiri sendiri dan diluar kontrol,” jelasnya.

Dia menjelaskan, langkah itu perlu dilakukan katena semua belum tahu sampai kapan virus corona ini akan berakhir. ”Jadi mari kita saling bahu membahu memutus rantai  virus ini agar  tidak semakin berkembang dan akhirnya melumpuhkan seluruh aktivitas kita,” katanya. st

You Might Also Like

Komitmen Pencegahan dan Pengobatan TB di Tanah Air harus Ditingkatkan
Indonesia Perkuat Kolaborasi ASEAN-PBB demi Perdamaian Kawasan dan Dunia
Pemprov Jateng Keluarkan Surat Edaran Waspada Ancaman Gempa Megathrust
Ayah Ria Ricis dan Okky Setiana Dewi Meninggal
Ramadan Peduli Sesama, PIMAJT Bagikan 1.200 Paket Sembako untuk Dhuafa
TAGGED:dampak covid 19jangan sampai kelewatanjaring pengaman sosial Covid-19Komisi E DPRD Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?