By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Demo Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Depan DPRD Jateng Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Demo Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di Depan DPRD Jateng Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Last updated: 8 Oktober 2020 00:53 00:53
Jatengdaily.com
Published: 7 Oktober 2020 23:06
Share
Polisi membubarkan massa demo buruh menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan DPRD Jateng, Semarang dengan tembakan gas air mata. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Polisi membubarkan massa demo buruh menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan DPRD Jateng, Semarang dengan tembakan gas air mata.

Kondisi ini dilakukan menyusul aksi demo yang berjalan ricuh. Mereka dibubarkan lantaran diduga melakukan pelemparan botol ke barisan polisi. Bahkan, aksi massa melemparkan batu ke arah halaman gedung DPRD Jawa Tengah mengenai lampu dan kaca mobil anggota DPRD yang sedang parkir.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis, mengatakan dalam pengamanan sudah berusaha menghimbau para demonstran di atas mobil Polisi agar tidak melempar batu.

“Mohon menjaga aksi dengan damai. Silakan menyampaikan pendapat tapi dengan damai. Kami menjaga keamanan kalian,” kata Auliansyah, Rabu (7/10/2020).

Meski dipancing bentrok, anggota polisi yang berjaga relatif tidak terpancing. Dari pantauan, petugas tetap membuat pagar betis untuk mempertahankan massa.

Foto: Adri

“Kita jaga Kota Semarang agar tetap aman. Jangan sampai disusupi oleh orang yang ingin menjadi rusuh,” jelas Auliyansah.

Mesti sudah diberikan himbauan, massa tetap makin melempar botol air mineral dan batu ke arah Gedung DPRD Jateng. Hingga akhirnya, mobil water canon milik Polrestabes Semarang dikerahkan untuk menyemprot ke arah massa.

Massa yang kocar-kacir, akhirnya mundur, sedangkan polisi mengejar untuk mencari dalang kerusuhan dalam aksi demo buruh.

Aksi lempar botol air mineral dan batu ini dipicu karena keinginan demonstran yang ingin ditemui seluruh anggota DPRD Jawa Tengah. Namun, hinggga pukul 15.00 WIB, baru ada satu anggota DPRD Jateng yang menemui mereka.

Dalam aksi ini pagar DPRD Jateng ambruk, bahkan baru saja pelemparan batu dilakukan hingga dua lampu yang ada di halaman gedung DPRD Jateng pecah. adri-she

You Might Also Like

Indonesia Masuk Transisi Pandemi ke Endemi COVID-19, Warga Diminta Hati-hati
Kakak Asuh Semarang Bangkit Kembali: Menyemai Benih Pendidikan di Kota ATLAS
Nasmoco Optimistis Market Share di Atas 30 Persen
Vaksinasi untuk Para Pelajar Guna Capai Kekebalan Komunal
Untuk Keamanan, Driver Gojek Dukung Verifikasi Akun Penting
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?