By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dibagikan 8 Ribu Masker Antisipasi Dampak Merapi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dibagikan 8 Ribu Masker Antisipasi Dampak Merapi

Last updated: 3 Maret 2020 18:55 18:55
Jatengdaily.com
Published: 3 Maret 2020 18:55
Share
Pembagian masker ke warga terdampak letusan Merapi. Foto: dok. BPBD Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah membagikan 8 ribu masker gratis untuk warga lima desa di Boyolali.

Pembagian masker itu untuk mencegah warga terkena gangguan pernapasan akibat hujan abu sebagai imbas dari erupsi Gunung Merapi, Selasa (3/3/2020) pukul 05.22 WIB.

Boyolali menjadi daerah yang paling terdampak erupsi Gunung Merapi. Ada lima desa yang terdampak, empat desa dari Kecamatan Tamansari dan satu desa di Kecamatan Selo. Selain Boyolali, dampak erupsi juga dirasakan warga di Magelang, Sukoharjo dan Klaten.

“Sampai saat ini masih aman terkendali. Tadi pagi semua melaporkan khususnya di wilayah Boyolali. Kalau Klaten, Magelang masih terkendali. Yang di Boyolali sudah dilakukan pembagian masker, karena cukup tebal abunya. Kebutuhan masker yang paling utama dan sudah dibagikan ke lima desa ada delapan ribu masker,” kata Ganjar.

Ganjar memastikan warga terdampak erupsi Gunung Merapi dalam kondisi aman. Meski demikian, dia meminta seluruh anggota BPBD, SAR, TNI dan Polri untuk selalu bersiaga.

Gubernur mengimbau agar masyarakat mengikuti instruksi dari pemerintah. Terlebih seluruh warga desa di sekitar Merapi telah terlatih untuk menghadapi segala situasi jika terjadi erupsi.

“Ikuti saja karena ketentuan yang ada di sekitar Merapi, masyarakat sudah punya pengalaman. Sekarang tinggal menunggu aba-aba dari pemerintah untuk mereka siaga,” katanya.

Ganjar menginstruksikan kepada pemerintah daerah yang terdampak erupsi untuk identifikasi wilayah terdampak serta berkoordinasi dengan tim kesehatan dan penyelamatan. yds

You Might Also Like

Plt Bupati Lepas 72 Atlet Kontingen Demak pada Popda Jateng 2024, Ini Pesannya
Peringati Hari Pramuka, Presiden: Generasi Tangguh Siap Bantu Tangani COVID-19
Kalahkan Tuan Rumah Singapura, Tim Sonia Asal Jateng Raih Emas
Darurat Kesenian Tradisional, Pemerintah Harus Lebih Memperhatikan
Polri Petakan Wilayah Sangat Rawan dan Rawan di Pemilu 2024, Jateng Termasuk Diwaspadai
TAGGED:gunung merapipembagian maskerPemprov Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?