By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dongkrak Pendapatan Petani Tambak, Dinas Perikanan Uji Coba Potensi Kakap Putih
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dongkrak Pendapatan Petani Tambak, Dinas Perikanan Uji Coba Potensi Kakap Putih

Last updated: 1 Mei 2020 16:45 16:45
Jatengdaily.com
Published: 1 Mei 2020 16:45
Share
Nurkholis
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang kini sedang menguji coba mengembangkan produk ikan kakap putih air payau. Uji coba ini diharapkan mampu menggenjot pendapatan petani tambak di Mangunharjo, Mangkang Semarang.

Panen kakap putih idealnya selama 4 bulan. Harga per kg mencapai Rp 40.000, cukup lumayan dibanding harga bandeng yang sama-sama dibudidayakan petani di tambak-tambak dengan harga sekitar Rp 26.000 per kg.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan kota Semarang Nurcholis, Jumat (1/5/2020) mengatakan, saat ini kakap putih dibudidayakan oleh petani ikan tambak Mangunharjo Mangkang.

“Bila setiap 4 bulan, petani kakap putih bisa panen maka setiap tahunnya, petani ikan bisa memanen kakap putih sampai tiga kali.

Harga kakap putih, kata Nurkholis masih termasuk tinggi. Apalagi, kakap putih merupakan ikan yang digemari oleh masyarakat dari kalangan menengah.

“Kalau, permintaan kakap putih dari rumah makan atau restoran harganya lebih tinggi lagi bisa mencapai Rp 50 ribu per kg.

Tetapi, kendala petani kakap putih di tambak, kata Nurkholis, bila petani menghadapi masa rob, permukaan air laut tinggi. Sebab, luapan air laut menjadikan kakap putih yang dibudidayakan, pada lepas dari tambak.

Sehingga petani tambak, bisa mensikapinya dengan menaikan jaring agar sekat-sekat jaring tambak masih tetap lebih tingga dari permukaan air pada saat air laut terjadi rob. Ugl–st

You Might Also Like

Meskipun Cuaca Ekstrem, Ketersediaan Pangan di Jateng Aman
Media dan LDII Bersinergi Ciptakan Kohesivitas Sosial
Presiden Dukung Penuh Fase Uji Klinis Vaksin COVID-19
KPU Temanggung Selesai Rakit 2.612 Kotak Suara
Polisi Tetapkan Leon Dozan Jadi Tersangka, Dugaan Penganiayaan Terhadap Pacarnya
TAGGED:Dinas Perikanan Kota Semaranggenjot penghasilan petani tambakpetani ikan tambak mangunharjouji coba kakap putih
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?