SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi X DPR RI kembali menggelar rapat dengar pendapat terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) pada Selasa (10/11/20).
Rapat tersebut digelar secara langsung dan virtual yang dihadiri jajaran anggota Komisi X dan pihak terkait.
Ada pun pada rapat dengar pendapat tersebut, Komisi X DPR RI meminta masukan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Indonesia eSports Association (IESPA), Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI), dan Pengurus Besar eSports Indonesia (PBESI) terkait eSports yang saat ini tengah digandrungi oleh banyak kalangan supaya bisa diatur dalam sebuah undang-undang.
Pasalnya saat ini eSports belum termasuk menjadi salah satu cabang olahraga yang diatur secara khusus dalam UU SKN. Padahal eSports telah kerap dipertandingkan dan sempat menjadi salah satu cabang olahraga eksibisi pada Asian Games tahun 2018 lalu.
Salah satu panitia kerja RUU SKN, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa eSports merupakan potensi olahraga elektronik yang harus dikembangkan dan supaya lebih baik harus ada perlindungan khusus dari sebuah UU.
Legislator asal Partai Demokrat ini pun menyambut baik usai Kemenparekraf, AVGI, PBESI, dan IESPA memberi beberapa masukan terkait eSports supaya bisa dilindungi dalam sebuah UU.
“Saya dan anggota Komisi X mendukung olahraga eSports supaya dilindungi dalam sebuah UU. Atlet eSports Indonesia sudah banyak yang mendunia dan eSports di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang cukup pesat dengan revenue terbesar di Asia Tenggara. Maka dari itu perlu ada peran negara dalam memajukan cabang ini,” kata Yoyok Sukawi, Rabu (11/11/20).
“Apa bentuk perlindungannya? Misal olahraga eSports ini kan sangat berpotensi berdampak kurang baik terhadap kesehatan akibat radiasi. Di UU SKN harus ada aturan terkait jaminan kesehatan bagi atlet eSports supaya lebih mudah dalam kontrol ke fasilitas kesehatan,” tambah lelaki yang juga CEO PSIS Semarang ini.
Yoyok Sukawi juga optimis bahwa kedepan eSports akan menjadi salah satu cabang olahraga lumbung prestasi bagi Indonesia di tingkat Internasional dan banyak anak muda dari penjuru Indonesia yang menetas menjadi atlet eSports profesional. zia-yds


