Gaji Pemain PSIS Maret-Juni Dibayar 25 Persen

Tim PSIS Semarang. Foto: Jatengdaily.com/zia

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Manajemen PSIS Semarang memutuskan membayar gaji pemain sebesar 25 persen sesuai arahan federasi PSSI terkait wabah Virus Corona.

“Kita hanya berpedoman dari federasi PSSI. Surat dari PSSI, tertera bahwa klub boleh melakukan pemotongan gaji sebanyak 75 persen karena ini force majeure,” kata GM PSIS Wahyu Winarto.

Lelaki yang biasa dipanggil Liluk ini menambahkan dari surat PSSI, pembayaran gaji pemain sebesar 25 persen sesuai dengan kontrak awal dilakukan selama masa force majeure yang ditetapkan federasi mulai Maret hingga Juni.

Sedangkan yang pernah diberitakan sebelumnya, pemain PSIS berharap, gaji untuk Maret bisa dibayarkan secara penuh. Apalagi selama bulan Maret pemain melakukan kegiatan hingga 23 Maret 2020.

Selama Maret Wallace Costa dkk juga melakukan pertandingan tiga kali lawan Persipura Jayapura, Persela Lamongan, dan Arema FC.

“Ya intinya kami berpedoman dan mengacu dari PSSI saja. 25 persen dimulai dari Maret. Jika ada pemain bicara seperti itu memang keinginan mereka, ” tambah Liluk.

Liluk berharap pemain paham dan memaklumi kondisi yang terjadi saat ini, yang semuanya terdampak dengan wabah pandemi Virus Corona ( COVID – 19) saat ini.

“Ya pemain harusnya juga tahu sendiri. Kami melihat tentan kebijakan PSSI, terkait 25 persen itu saya kira sudah bagus. Kalau dikatakan hitungan kerja, harusnya pemain tidak terima untuk bulan April Mei. Karena mereka tidak kerja. Tapi terpenting jangan berpikir seperti itu. Ini kondisi force majeure, semua klub, semua negara punya masalah sama. Jadi kami berharap pemain bisa memahami ini. Kebijakan dari PSSI juga bagus,” tutup Liluk. zia-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here