Ketua DPD LDII Jateng Prof Dr Singgih Tri Sulistiyono, Ketua DPP Ir Prasetyo Sunaryo dan Ketua Umum Prof Dr KH Abdullah Syam dalam Muswil, yang berlangsung di Patra Hotel Semarang. Foto: she

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan ormas Islam umumnya diharapkan bisa menghadapi revolusi industri 4,0 dan pasca itu, yakni menuju masyarakat madani, beradab dan mampu menciptakan dan berpikir jauh ke depan.

”Teknologi bukan menyetir manusia, namun dikendalikan untuk kebaikan,” jelas Ketua DPP LDII Ir Prasetyo Sunaryo MT, Jumat (24/1/2020). Dia mengatakan, dalam Media gathering dalam rangka musyawarah wilayah (Muswil) ke 7, yang berlangsung Minggu dan Senin (25-26/1/2020) di Hotel Patra Semarang, dengan mengusung tema Peningkatan peran LDII dalam kontribusi bagi masyarakat dalam revolusi industri 4,0 melalui kerja dan kontribusi.

Menurut Ketua DPD LDII Jateng Prof Dr Singgih Tri Sulistiyono, ormas Islam juga harus bisa memberi kontribusi bagi pemerintah dan masyarakat menghadapi bencana alam dan ekologi.

”Kami bukan hanya konsen pada agama saja, namun juga aktif melakukan tindakan sosial untuk masyarakat. Termasuk pendidikan dan ekonomi. Untuk masalah bencana, kami berkordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng untuk membantu masyarakat yang terkena bencana,” jelasnya.

Sehingga dalam Muswil ini, selain memilih pengurus juga dibarengi dengan forum discussion group dengan menghadirkan sedikitnya 11 nara sumber, diantaranya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Tujuannya untuk memberi wawasan dan pengetahuan bagi peserta Muswil dan anggota. Sehingga bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari para anggota LDII.

Juga pameran UMKM, keuangan syariah mikro, pendidikan dan kesehatan yang digelar selama Muswil, dan rencananya dibuka oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, besok Minggu (25/1/2020) pagi.

Muswil menurutnya, adalah bagian komunikasi sosial baik antar anggota maupun dengan masyarakat. Dengan muswil bisa menjaga keberlanjutan.

Termasuk untuk menjunjung kultur Indonesia yang punya azas gotong royong. Muswil diikuti oleh 270 anggota, ketua, sekretaris dan pengurus dari 35 kabupaten/kota. Hadir juga Ketua Umum LDII Prof Dr KH Abdullah Syam.she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here