By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Hambat Klaster Baru, Pasar Tradisional Disemprot Disinfektan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hambat Klaster Baru, Pasar Tradisional Disemprot Disinfektan

Last updated: 4 Juni 2020 22:40 22:40
Jatengdaily.com
Published: 4 Juni 2020 22:40
Share
Para petugas saat siap melakukan penyemprotan disinfektan di pasar Karimata. Foto: Ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pasar Karimata yang lebih dikenal dengan sebutan pasar burung di Jalan Kartini Semarang Timur, disemprot disinfektan oleh para petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Semarang, Kamis (4/6/2020).

Petugas penyemprot menyisir dari depan pasar unggas dan masuk ke lorong-lorong pasar untuk diseterilkan dari virus khususnya wabah virus Corona yang hingga kini masih menjadi momok warga Kota Semarang.

Penyemprotan dengan disinfektan di kota Semarang tidak hanya di Pasar Karimata saja, tetapi juga di pasar-pasar  tradisional seperti Pasar Prembaen, Pasar Jati Banyumanik dan pasar tradisional lainnya, karena pasar sebagai tempat berkerumun masyarakat.

Lurah Rejosari Rahayu Ningsih yang ikut menyaksikan penyemprotan disinfektan di Pasar Karimata mengatakan bahwa, tidak ada pedagang yang terindikasi positif Covid 19.

Ia mengatakan, berita empat pedagang Pasar Karimata yang sudah tersebar positif Covid 29, dinilainya tidak benar. Pedagang pasar Karimata tidak ada yang terjangkit Covid 19.

Namun, Rahayu Ningsih menyatakan tetap harus waspadai terhadap Covid 19. Sebab penularan virus mematikan yang begitu cepat ini, kita tidak tahu dari mana penyebarannya.

“Di antara kita yang ada di sini juga kita tidak tahu  bila ada yang membawa virus ditubuhnya, maka kita tetap harus waspada dan tetap menjaga jarak,” kata Rahayu Ningsih.

Menurutnya, untuk menjaga agar kita tidak terinfeksi virus Corona minimal kita harus menjaga stamina tubuh, makan makanan yang sehat ditambah vitamin C. “Kalau saya rutin minum madu untuk menjaga tubuh agar tetap fresh,” ucapnya.

Sekretaris Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) unit Pasar Karimata Jemmy Rianto,  juga meluruskan bahwa pedagang pasar negatif Covid 19.

Dikatakan, pasar tradisional Karimata untuk sementara ditutup selama tiga hari untuk disterilkan dari virus. Menurut rencana pasar burung kembali dibuka Minggu. Para peminat burung kicau di Pasar Karimata dinilai tetap stabil. Tiap Minggu dan hari-hari libur nasional penggemar burung kicau selalu ramai.

“Burung kicau yang masih banyak penggemarnya di sntaranya burung kenari, burung katcer, burung penthet, murai hijau dan lain-lain,” ucapnya. Ugl–st

You Might Also Like

Kejari Semarang Musnahkan Barang Bukti Tindak Kejahatan Sepatu ‘Palsu’ hingga Narkoba
Puncak Arus Mudik Nataru 21 – 22 Desember dan 28 – 29 Desember
Dibalik Penangkapan Djoko Tjandra Atas Instruksi Langsung Jokowi
Memuat Unsur Perjudian, Kominfo Putus Akses 15 PSE Game Online
Orleans Masters 2021, Indonesia Loloskan Tiga Wakil ke Delapan Besar
TAGGED:hambat klaster baru covid di pasar tradisionalPasar Burung KarimataPasar Jati Banyumanik SemarangPasar Prembaen SemarangPasar tradisional disemprot disinfektan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?