Hujan Abu Landa Puluhan Desa di Kabupaten Magelang

Letusan Gunung Merapi Minggu (21/6/2020). Foto: dok.bnpb

MAGELANG (Jatengdaily.com) – Puluhan desa di lereng Gunung Merapi terjadi hujan abu akibat letusan Merapi MInggu (21/6/2020). Pusat Pengendali Operasi BNPB mendapatkan pemutakhiran data sebaran abu vulkanik pascaerupsi Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Erupsi yang terjadi beberapa kali pada Minggu pagi (21/6/2020) ini memiliki tinggi kolom abu vulkanik hingga lebih dari 6.000 meter.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menjelaskan, sebaran abu vulkanik berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, hujan abu melanda beberapa desa di antaranya di Kecamatan Srumbung (hujan abu cukup deras), desa yang terlanda hujan abu yakni, Desa Kaliurang, Kemiren, Srumbung, Banyuadem, Desa Kalibening, Ngargosoko, dan Kradenan.

Sedangkan hujan abu di Kecamatan Dukun (hujan abu ringan) meliputi Desa Ngargomulyo, Keningar, Sumber, Sengi, dan Banyudono.

Hujan abu di Kecamatan Sawangan (hujan abu ringan) yakni terjadi di Desa Wonolelo dan Krogowanan. Kecamatan Salam (hujan abu ringan) di Desa Gulon, Seloboro, Tirto, Sucen, Kadiluwih, Tersan Gede, dan Desa Pucungrejo

Dilaporkan untuk Kecamatan Muntilan (hujan abu ringan) terjadi di Desa Gunungpring, Sedayu, Adikarto, Tamanagung, dan Kelurahan Muntilan.

Kecamatan Ngluwar (hujan abu ringan) di Desa Plosogede, Blongkeng, Jamus Kauman, Ngluwar. Kecamatan Mungkid (hujan abu ringan) hujan abu di Kelurahan Mungkid, dan Desa Pabelan.

Sementara itu Kecamatan Borobudur (hujan abu ringan)juga terjadi di Desa Sambeng, Kenalan, Wanurejo, Ngargogondo, Tuksongo, Wringinputih, serta Desa Bumiharjo. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here