By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Imran Nahumarury Bisa Gantikan Dragan Sementara
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Imran Nahumarury Bisa Gantikan Dragan Sementara

Last updated: 16 Oktober 2020 16:28 16:28
Jatengdaily.com
Published: 16 Oktober 2020 16:28
Share
Asisten pelatih PSIS Imran Nahumarury. Foto: Mediapsis
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Asisten pelatih PSIS Semarang Imran Nahumarury kemungkinan, bisa menjadi pelatih sementara jika lanjutan Liga 1 2020 akhirnya diputar 1 November mendatang.

Ini karena pelatih kepala Dragan Djukanovic dan asistennya Zarco Curcic sudah pulang ke negaranya Serbia pasca federasi PSSI menunda kompetisi 1 Oktober lalu. Apalagi PSIS memutuskan meliburkan tim dari semua kegiatan hingga waktu yang belum ditentukan.

Kendala kemungkinan akan dialami Dragan Djukanovic dan asistennya Zarko untuk kembali lagi ke Indonesia. Masalah administrasi akan menyulitkan mereka seperti yang sudah dialami gelandang asing Flavio Beck Junior yang gagal merapat ke Semarang belum lama ini.

“Mungkin kalau kemungkinan itu untuk pegang tim saya kira masih jauh lah. Saya tidak kepikiran ke situ. Yang saya pikir bagaimana kompetisi ini jalan atau dihentikan,” kata asisten pelatih Imran Nahumarury.

Imran seperti diketahui saat ini pulang ke Jakarta sambil menunggu perkembangan kabar dari manajemen. Eks pemain Persija Jakarta ini telah memiliki lisensi kepelatihan A AFC. Lisensi tersebut di musim kompetisi 2020 masih bisa sebagai syarat minimal memegang posisi pelatih kepala tim Liga 1.

Sementara untuk musim 2021, kabarnya setiap pelatih Liga 1 minimal wajib berlisensi AFC Pro atau yang setara.

“Kita lihat situasi dan kondisi. Jangan kita berandai-andai dahulu. Biarlah sepakbola itu berjalan sendiri apa adanya. Sampai sejauh ini masih abu-abu. Kita lihat kemarin PSIS mengambil langkah-langkah. Dragan pulang, Wallace Costa yang sudah datang dia balik lagi. Jadi kalau misalnya kompetisi jalan terus Dragan harus datang lagi, Costa harus datang lagi, biaya klub akan membengkak. Jadi saya pikir keputusan manajemen ya meliburkan pemain sampai batas yang tak ditentukan. Saya pikir kita harus dukung,” pungkas Imran. zia-yds

You Might Also Like

THE Asia University Rankings 2021, UNDIP No 6 di Indonesia
Ratusan Keluarga Nelayan di Pemalang Dapat Makanan Berbuka dari Dapur Umum TNI-Polri
Satu Juta Penumpang Kereta Api di Daop 4 Sudah Gunakan Face Recognition pada Januari hingga Agustus 2025
Wapres Resmikan PLUT di Tuntang
Banjir Lumpuhkan Jalur Pantura, Polres Demak Lakukan Rekayasa Arus dan Evakuasi Warga
TAGGED:dragan djukanovicimran nahumaruryliga 1psis semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?