By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kisah Pemain Bola Kala Pandemi, Jual Makaronie hingga Siomay
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kisah Pemain Bola Kala Pandemi, Jual Makaronie hingga Siomay

Jatengdaily.com
Published: 4 November 2020 17:11
Share
Striker Johan Yoga Utama berfoto dengan produk camilan miliknya. Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi menunda kembali kompetisi sampai Februari 2021, akibat pandemi COVID-19. Keputusan ini dirasa sangat berat bagi seluruh stakeholders sepak bola di Indonesia, terutama pemain.

Keputusan tersebut membuat pemain harus cerdik mengatur keuangannya. Dan beberapa pemain akhirnya memilih fokus berbisnis untuk menambah penghasilan.

Seperti yang dilakukan striker tim Liga 2 Semen Padang Johan Yoga Utama saat ini. Johan Yoga memutuskan pulang ke Semarang sambil membantu usaha kuliner yang dimiliki istrinya.

Usaha kuliner yang sudah berjalan tahun lalu ini bernama “Njajan Berkah” dengan beragam jenis makanan ringan dan lauk pauk.

” Ada makaroni, mie lidi dengan variasi rasa bermacam macam. Juga ada nasi liwet, ikan fillet dengan sambal matah,” kata Johan Yoga.

Eks pemain Badak Lampung FC ini mengakui usaha kuliner tersebut sangat membantu finansial keluarganya. Terlebih sudah ada pelanggan dan beberapa reseller yang rutin menjual produk produknya.

Selain itu pemilik nomor punggung 99 di Semen Padang ini, juga di endorse oleh salah satu produsen jersey lokal di Jawa Tengah.

” Alhamdullilah saya juga menjadi brand ambassador, wwjd. Lumayan untuk tambah tambah,” jelas Johan Yoga.

Hal sama juga dilakukan gelandang PSMS Medan, Eli Nasoka di tengah mandeknya kompetisi Liga 2 saat ini.

Eli yang saat ini pulang ke Semarang juga terjun berbisnis kuliner kecil kecilan bersama istri. Produk kuliner yang dipasarkan melalui media online tersebut yaitu siomay dan dimsum.

“Ya saya dan istri usaha kecil kecilan dengan jualan siomay dan dimsum. Lumayan banyak yang order sekitar rumah dan teman teman dekat,” kata eks pemain PSIS ini.

Selain itu Eli Nasoka juga di endorse produsen jersey lokal yang sama seperti Johan Yoga Utama. Pemasukan sebagai brand ambassador merk kaos tersebut cukup lumayan untuk menambah pemasukan di masa pandemi saat ini. zia-yds

You Might Also Like

Nikmatnya Berbuka Puasa Bubur Samin Khas Banjar di Masjid Darussalam Solo
Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Leluhur lewat Tradisi Sedekah Bumi dan Laut
Polres Demak Gelar Bakti Religi, Gereja Dibersihkan Jelang Natal dan Tahun Baru
Abdul Fikri Faqih Pantau Capaian KIPK di Unissula
MUI Jateng Haramkan Uang Zakat Keluar Provinsi
TAGGED:dampak covid 19eli nasokajohan yoga utamapemain bola jual kuliner
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?