By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Larangan Mudik Langkah Tepat Cegah Penyebaran Covid-19
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Larangan Mudik Langkah Tepat Cegah Penyebaran Covid-19

Last updated: 23 April 2020 00:07 00:07
Jatengdaily.com
Published: 23 April 2020 00:07
Share
Rahmad Handoyo
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo mendukung keputusan pemerintah melarang warga mudik ke kampung halamannya tahun ini. Kebijakan ini dinilai merupakan salah cara untuk mengendalikan dan memutus rantai penyebaran Covid 19.

”Ini merupakan langkah yang bijak dan tepat di saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan protokol lainnya kurang berjalan dengan baik, ” kata Rahmad Handoyo,   Rabu (22/4/2020).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah ini melihat PSBB yang diberlakukan di beberapa wilayah  dan protokol yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,  baik protokol kesehatan, protokol berkomunikasi serta protokol lainnya yang telah ditetapkan tampaknya belum bisa berjalan secara efektif.

Rahmad mengingatkan pemerintah tidak mungkin berjalan sendirian dalam memerangi virus Corona tanpa bergotong-royong dengan rakyat. Dia melihat PSBB sudah diberlakukan di beberapa wilayah, namun hiruk pikuk kehidupan masyarakat masih seperti belum berubah signifikan.

Dunia kerja, katanya, masih banyak beraktivitas.  Padahal syarat mutlak dalam pengendalian virus corona ini adalah salah satunya social distance.  ”Tanpa itu rasanya berat kita mengendalikan virus corona,”katanya.

Bisa dibayangkan,  lanjut Rahmad, bila mudik Lebaran tahun ini tidak dilarang. bagaimana hiruk-pikuk perjalanan proses mudik. Sulit rasanya mengendalikan warga yang berlalu lalang. Apalagi, lanjut Rahmad,  yang mudik itu terdapat orang yang sudah terpapar corona tapi kelihatan sehat atau yang disebut otang tanpa gejala (OTG). tentu bisa menularkan kepada orang lainnya. Terutama kepada orangtua yang rentan terhadap virus corona.

Jadi,  kata Rahmad,  pemerintah  melarang mudik lebaran tahun ini langkah yang bijak dan tepat. Rahmad mengakui keputusan itu cukup berat untuk diambil karena mudik pada saat hari raya itu sudah menjadi tradisi bertahun-tahun.

Namun,  lanjut Rahmad, kita belajar dari China yang melarang warganya mudik saat perayaan Tahun Baru Imlek ternyata cukup berhasil dalam mengendalikan sebaran virus Corona. Malah,  katanya lagi, kalau tidak dilarang akan sulit mengendalikan sebaran virus Corona di banyak daerah dan akan lebih parah.

Jakarta serta wilayah Bodetabek adalah episentrum dari virus Corona dan Jakarta adalah tempat di mana seluruh anak negeri di berbagai daerah ada di Jabodetabek. Sekali lagi ini merupakan putusan yang sulit. Tapi Rahmad mengajak masyarakat untuk sejenak mengikatkan tali pinggang lebih kencang lagi untuk lebih bersabar meskipun himpitan ekonomi dan kehidupan masyarakat bawah akan dampak dari dilarangnya mudik

”Tapi percayalah bila kita bergotong-royong berdisiplin tinggi mengikuti seluruh anjuran anjuran pemerintah melalui protokol yang telah diterbitkan, saya percaya dan kita bisa melalui bersama musibah nasional ini,”katanya.

Rahmad juga mengajak semua elemen masyarakat dan pemerintah daerah  baik pengusaha transportasi dan pemudik yang tidak jadi mudik  untuk menerima ini dengan berbesar hati. ”Ini demi perlindungan jiwa kita dan demi kesehatan kita bersama.  Percayalah hanya dengan gotong-royong dan kerjasama dengan pemerintah rakyat niscaya bencana nasional ini bisa kita kendalikan,”jelas Rahmad. st

You Might Also Like

Antisipasi Corona, KONI Semarang Tunda Sejumlah Agenda
Daring, Isbat Awal Zulhijjah 1442 H Digelar 10 Juli 2021
11.182 Jemaah Calhaj Telah Memasuki Asrama Haji Donohudan, Simak Jadwalnya
Kemenag Terbitkan Izin Operasional 26 Lembaga Pendidikan Keagamaan Berbasis Pesantren
Menag Sebut Haji dan Umrah lewat Jalur Laut Masih Wacana
TAGGED:Fraksi PDIP DPRLangjkah tepat saat PSBBpemerintah larang mudikpencegahan covid-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?