By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Pasang Fasilitas Cuci Tangan di Ponpes
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Pasang Fasilitas Cuci Tangan di Ponpes

Last updated: 27 Oktober 2020 18:55 18:55
Jatengdaily.com
Published: 27 Oktober 2020 18:52
Share
Pemasangan fasilitas cuci tangan di Ponpes Ngaliyan Semarang. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Memasuki babak baru dari Pandemi COVID-19 beberapa kegiatan nonformal perlahan mulai berjalan seperti biasa. Salah satunya kegiatan berbasis Pondok Pesantren (Ponpes) yang mulai sedikit diaktifkan di Mahad Ulil Albab Tanjungsari Utara, Tambakaji, Ngaliyan, Semarang.

Di Pondok Pesantren asuhan KH. Abdul Muhayya ini beberapa santri yang dinyatakan sehat menjalankan aktivitas mengaji secara offline dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. Sedangkan sebagian besar lainnya tetap mengikuti ngaji melalui siaran langsung di Google Meet dan Instagram.

Melihat aktivitas offline yang mulai berjalan di tengah pandemi, Mahasiswa KKN RDR Angkatan 75 UIN Walisongo melakukan pemasangan fasilitas cuci tangan di halaman depan pondok lengkap dengan sabun cuci tangan, Selasa (27/10/2020).

Pemasangan fasilitas cuci tangan bertujuan agar para santri memperhatikan urgensi penerapan protokol kesehatan, yaitu 3 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan). Mengingat sebelumnya, fasilitas cuci tangan untuk santri belum tersedia di pesantren ini.

Dengan adanya fasilitas ini Kholifatun Nikmah yang merupakan Ketua Mahad Ulil Albab menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan agar para santri saat melakukan aktivitas, terlebih apabila dari bepergian dapat membersihkan tangannya sebelum memasuki kawasan pesantren.

“Saya sangat berterima kasih dengan adanya cuci tangan di depan bisa menjadikan teman-teman santri lebih bisa menjaga kebersihan. Ketika keluar bisa cuci tangan di situ,” tuturnya.

Selain itu, apresiasi juga disampaikan oleh Barokatul Mas’udah selaku Supervisor di Mahad Ulil Albab atas kontribusi nyata yang telah dilakukan untuk santri.

“Ini menjadi poin plus karena belum ada santri yang berkontribusi dengan memberikan tempat untuk cuci tangan. Jadi inisiatif ini sangat perlu diapresiasi,” ujar supervisor yang akrab disapa Barok tersebut.
Penulis : Azma Zuhayda Arsyada-yds

You Might Also Like

Kabar Baik, Empat Pasien Positif Covid-19 di Kebumen Sembuh
Lakukan Olah TKP Penembakan Istri TNI di Semarang, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Warga Musuk Boyolali Nguri-uri Tradisi Lebaran Sapi
Gempa Magnitudo 4,9 Mengguncang Kepuluauan Sitaro Sulut
Miliki Anak Santun, Andy/Rif Akui Tak Punya Resep Khusus Didik Anak
TAGGED:cuci tangankkn uin walisongoKota Semarangpondok pesantren
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?