Maria Eva. Foto: By

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Organisasi masa Laskar Merah Putih (LMP) kerja bareng baberapa artis ibu kota seperti Maria Eva, Lisda Oktaviani, dan Devita Rusdy menggelar bakso sosial membantu warga korban banjir di Cengkareng Jakarta Barat.

Para artis dan anggota LMP membagikan nasi bungkus serta sembako bersama Laskar Merah Putih di pengungsian korban banjir Persakih, Cengkareng, Jakarta Barat, kemarin. Mereka juga tampak bercengkrama dengan anak-anak korban banjir untuk meringankan penderitaan mereka.

Wasekjen II  Laskar Merah Putih  Erwan Saputra, dipilihnya Cengkareng menjadi tempat keenam yang disambangi LMP karena Cengkareng daerah terdampak Banjir Bandang lumayan parah. Dan Cengkareng merupakan titik ke 15.

“Target kami total ada 15 titik. 13 di DKI Jakarta, satu di Bekasi dan satu di Banten. Bantuan yang kami salurkan terutama berupa sembako, pampers, kopi dan gula. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan masalah saudara-saudara kita,” kata R Erwan Saputra.

Sementara artis penyanyi Maria Eva menambahkan sebagai Wakil Ketua Departement Sosal Mabes Laskar Merah Putih. Artis Kerja Optimis mengetuk hati rekan-rekan pekerja seni untuk ikut merasakan kesedihan korban banjir yang memang sudah merata di DKI. Banjir kali ini di DKI hampir 90%. Kita sudah merasakan semua, termasuk rumah saya di Kelapa Gading dua tahun lalu kelelep. Mobil saya dua unit rusak. Jadi pada saat terjadi banjir karena hujan yang tidak disangka-sangka, saya pun ikut pedih dan menderita seperti mereka,” kata Maria Eva.

Dikatakan penyanyi kelahiran Sidoarjo, 21 Februari 1979 itu, DKI Jakarta memiliki masalah yang sangat kompleks, dan salah satu persoalan terbesarnya adalah banjir. “Kita tahu Jakarta daerah banjir sehingga paling tidak kalau sudah tahu bakal musim banjir, ada antisipasi di mana pompa-pompa dijalankan, selokan dibersihkan, gorong-gorong diperlebar. Ini keluh kesah kami sebagai warga Jakarta,” kata Maria Eva.

Dalam kesempatan itu juga hadir artis Devita Rusdy bersama Srikandi Mabes LMP juga tak lupa memberikan trauma healing pascabencana kepada anak-anak korban banjir. Sebab, menurut Devita, bencana apapun bakal menimbulkan trauma mendalam dan dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

“Selain bantuan  kebutuhan makanan,  trauma healing sangat penting untuk memulihkan kembali kondisi psikis anak-anak setelah sempat traumatis akibat banjir yang menerjang kemarin. Semoga saudara-saudara kita di sini serta semua yang menjadi korban banjir diberikan ketabahan dan tetap semangat. Bagi saya, dapat membuat anak-anak ini tersenyum kembali adalah suatu kebahagiaan yang luar biasa,” pungkas Devita Rusdy. By-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here