By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masyarakat Diminta Jangan Paranoid dengan Virus Corona
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masyarakat Diminta Jangan Paranoid dengan Virus Corona

Last updated: 30 Januari 2020 10:49 10:49
Jatengdaily.com
Published: 30 Januari 2020 10:49
Share
Penderita corona di China mendapat perawatan. Foto: WTOP.com
SHARE

SALATIGA (Jatengdaily.com)- Dinas Kesehatan Kota Salatiga meminta masyarakat untuk tidak paranoid (meyakini membahayakan dirinya-red) dengan adanya virus Corona. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Masyarakat harus tetap tenang dan menyaring informasi yang beredar mengenai Corona ini. Pemerintah sudah melakukan serangkaian langkah antisipasi terkait Corona,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Siti Zuraidah, Kamis (30/1/2020).

Mengenai adanya pasien yang kuatir terkena Corona dan memeriksakan di RSUD Salatiga, Siti mengatakan berdasar informasi yang didapatnya, kondisinya sudah membaik.

“Memang yang bersangkutan setelah dari RSUD Salatiga, langsung ke RSUP Kariadi. Setelah mendapat perawatan, kondisinya sudah membaik. Tapi itu bukan Corona, meski yang bersangkutan baru saja dari Wuhan,” ungkapnya.

Siti menjelaskan bahwa sudah ada koordinasi dengan Imigrasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan pengelola bandara. “Intinya, kalau ada yang datang dari negara terinfeksi, terutama dari Wuhan, China langsung dilakukan pembersihan, disenfektan. Bahkan juga dilakukan isolasi,” jelasnya.

Siti mengatakan pasien tersebut membawa tanda pengenal paspor saat melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Salatiga. “Memang benar yang bersangkutan berulang kali ke Salatiga. Setelah ada kabar mengenai Corona itu langsung memeriksakan diri, dan sudah mendapat perawatan di RSUP Kariadi di ruang isolasi,” paparnya.

Dia menekankan yang terpenting adalah masyarakat menjalankan pola hidup bersih dan sehat untuk menjaga kondisi tubuh. Dengan hidup sehat, maka gangguan kesehatan tidak akan mudah menyerang. “Kalau ada gejala sakit atau khawatir dengan kesehatan, bisa langsung memeriksakan diri di puskesmas, RSUD Salatiga, atau ke RSP Ario Wirawan,” kata Siti.

Sebelumnya, RSUD Salatiga menerima pasien yang memeriksakan diri karena kuatir menjadi korban Corona. Pasien tersebut menderita flu dan punya riwayat perjalanan ke Wuhan karena sedang menyelesaikan studinya. Namun karena sarana dan prasarana RSUD Salatiga kurang memadai, akhirnya yang berangkutan menjalani perawatan di RSUP Kariadi Semarang. Adri-she

You Might Also Like

Gali Potensi Sinergi Bisnis Baru, MDI Ventures Perkuat Kolaborasi Startup–BUMN
Reuni Menwa AKABA Jadikan Semangat Salurkan Jiwa Nasionalisme
Jembatan Kereta Api di Tonjong Brebes Roboh, Jalur Kereta Api Dialihkan ke Hilir
Satu Pasien Meninggal, RSUP Kariadi: Negatif Corona Tapi Karena Flu Babi
ASO Tahap 3 Ditunda, KPID Jateng Desak Kemenkominfo Jamin Distribusi dan Pasokan STB di Daerah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?