By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Merapi Erupsi ke-13 Sejak September 2019
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Merapi Erupsi ke-13 Sejak September 2019

Last updated: 10 April 2020 17:25 17:25
Jatengdaily.com
Published: 10 April 2020 17:25
Share
Gunung Merapi kembali erupsi pada Jumat pagi. Foto: dok. BPPTKG
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Gunung Merapi kembali erupsi Jumat (10/4/2020) pukul 09.10 WIB yang tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 103 detik. Teramati asap berwarna kelabu dengan tinggi kolom erupsi 3000 meter di atas puncak.

Melaluii akun twitternya BPPTKG menyebutkan, letusan-letusan abu ini sudah terjadi 13 kali sejak September 2019 yang menandai intrusi magma baru. Dampak lontarannya berada di sekitar puncak sehingga tidak membahayakan manusia di luar radius 3 km dari puncak Merapi.

Disebutkan pula, saat ini kubah lava dalam kondisi stabil, kemudian tingkat aktivitas Waspada (Level II). “Potensi bahaya berupa awanpanas dari runtuhnya kubah lava dan lontaran material vulkanik dari letusan eksplosif.”

Sedangkan melalui laman BPPTKG, masyarakat diminta agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik jika terjadi hujan abu. Disebutkan, berdasarkan WHO, sampai saat ini belum ada bukti bahwa abu vulkanik bisa menghancurkan/mematikan virus COVID-19. Abu vulkanik dapat membahayakan masalah kesehatan yaitu masalah pernapasan, masalah mata, iritasi kulit, iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, penyakit seperti bronkitis, dan ketidak-nyamanan saat bernapas.

Oleh karena itu, protokol pencegahan penyebaran COVID-19 harus tetap dilakukan. Tetap ikuti arahan pemerintah tentang tatacara pencegahan penyebaran COVID-19 ini.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik, dan beraktivitas seperti biasa. Selalu ikuti informasi dari sumber yang terpercaya. Informasi aktivitas G. Merapi dapat diakses melalui radio komunikasi, telepon, media sosial BPPTKG, dan aplikasi MAGMA Indonesia. yds

You Might Also Like

Sedikitnya 300 Ribu Posyandu akan Direaktivasi
Mie Goreng Rumahan Yang Sedap untuk Berbuka Puasa
2.457 Kilometer Ruas Tol Beroperasi Hingga 2021
Waspadai, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, Musim Kemarau Belum Dominan
Presiden Prabowo Serukan Israel untuk Akui Negara Palestina
TAGGED:gunung merapi meletusmerapi erupsi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?