New Normal Bukan Berarti ‘Bablas’ Tak Taati Aturan

Selain memberikan paket bantuan pangan, Kapolres AKBP R Fidelis Purna Timoranto bersama Forkompimda Kabupaten Demak juga meninjau pemeriksaan kesehatan. Foto: Jatengdaily.com/rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Baksos sebagai rangkaian Hari Bhayangkara Ke-74 dilaksanakan Polres Demak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalikondang Kecamatan Demak dan Desa Loireng Sayung, Jumat (12/6/2020). Selain membagikan 5 ton beras dan 1.050 paket bahan pangan, bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 disosialisasikan pula persiapan menuji era new normal.

Kapolres AKBP R Fidelis Purna Timoranto menyampaikan, bersinergi dengan jajaran Kodim dan Pemkab dalam ikatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak secara rutin melakukan baksos. Selain menyasar anak yatim dan fakir miskin, paket bahan pangan bantuan dari Polda Jateng dan Polres Demak disalurkan pula kepada karyawan pabrik yang dirumahkan.

“Sembari mendukung pemerintah memperkuat ketahanan pangan, saat baksos dirancang Gustus Percepatan Penanganan Covid-19 sebagai media menyosialisasikan kesiapan menuju normal baru. Targetnya mendisiplinkan masyarakat agar mentaati protokol kesehatan saat covid-19,” urai kapolres.

New normal bukan berarti ‘bablas’ tak taati aturan. Sebab meski masyarakat kembali dapat menjalankan kehidupan sehari-hari, mereka tetap wajib patuhi protokol kesehatan. Yakni memakai masker, cuci tangan dengan sabun, social distancing, demi meminimalisir paparan virus corona.

Senada disampaikan Wabup H Joko Sutanto, yang turut hadir bersama Dandim 0716/Demak Letkol Arh M Ufiz dan Ketua DPRD H Fahrudin BS membagikan paket bantuan bahan pangan. Disebutkan, bersamaan diberlakukan new normal diharapkan sendi-sendi kehidupan ekonomi, sosial dan budaya kembali seperti sedia kala.

“Karena new normalnya di tengah pandemi, maka masyarakat wajib melaksanakan protap kesehatan. Sehingga mampu menekan bahkan tak ada lagi kasus covid-19,” kata wabup.

Di antara persiapan menuju new normal, sebagaimana SE Bupati Demak 475.542/15 tahin 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Priduktif dan Aman pada Masa Pandemi Covid-19, adalah penataan operasional pasar tradisional. Selain pembatasan jam, diterapkan pula protokol kesehatan covid-19.

“Seperti pemberlakuan satu pintu keluar – masuk pedagang dan pembeli yang dilengkapi petugas dengan perlengkapan alat pemindai suhu tubuh, jaga jarak, dan cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer. Kegiatan di pasar menjadi perhatian sehubungan munculnya cluster pasar pada casus covid-19 di Demak,” tutup wabup. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here