Notaris/PPAT Jateng Bantu Pemprov Tangani Pandemi COVID-19

Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Tengah dan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan penanganan pandemi COVID-19. Foto: adri


SEMARANG (Jatengdaily.com) – Bantuan penanganan wabah COVID-19 kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengalir. Tak hanya dari perusahaan, kelompok masyarakat, pengusaha hingga kalangan profesi bahu membahu memberikan bantuan.

Terbaru, Pengurus Wilayah (Pengwil) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Tengah dan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan.

“Selain alat kesehatan seperti alat pelindung diri (APD), masker, handsanitizer, disinfektan, sabun antiseptik dan sarung tangan, kami juga memberikan bantuan sembako. Ada beras sebanyak 2,5 ton, minyak goreng 750 liter, gula pasir 750 kg dan mie telor 750 bungkus,” kata Wakil Ketua III Pengwil IPPAT Jateng, Ahmad Nasir saat menyerahkan donasi kepada Gubernur Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh.

Meskipun tidak banyak, namun bantuan itu lanjut Nasir diharapkan mampu membantu pemerintah dalam penanganan wabah covid-19. Pihaknya mengatakan, bahwa seluruh pengurus daerah IPPAT di 35 kabupaten/kota di Jateng juga sudah melakukan bakti sosial yang sama.

“Sebenarnya kami rutin menggelar bakti sosial, tidak hanya saat musibah. Biasanya saat Ramadhan, kami juga menggelar baksos Ramadhan. Tapi karena sekarang sedang wabah covid-19, bantuan kami alihkan untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi ini,” tutupnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menerima langsung bantuan mengucapkan banyak terimakasih. Menurutnya, semua bantuan dari masyarakat sangat membantu percepatan penanganan covid-19.

“Mewakili masyarakat Jateng, kami ucapkan terimakasi kepada seluruh kawan-kawan dari PPAT dan notaris ini. Bantuan ini sangat membantu, akan segera kami distribusikan kepada masyarakat,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, penanganan covid-19 di Jawa Tengah masih terkendali. Meskipun, pergolakan di luar masalah kesehatan masih cukup besar.

“Banyak masyarakat yang di PHK, perusahaan banyak yang tidak kuat sehingga terpaksa merumahkan karyawan. Ini semua harus kita pikirkan bersama-sama dengan cara gotong royong. Saya senang, gotong royong di Jateng berjalan bagus sehingga banyak yang membantu untuk menyelesaikan masalah ini bersama-sama,” tegasnya.

Ganjar juga mengajak semua masyarakat untuk sadar akan pentingnya mematuhi peraturan dan protokol kesehatan. Semua pihak termasuk IPPAT dan INI juga diminta aktif berpartisipasi dalam mengedukasi masyarakat.

Dalam kesempatan ini, IPPAT dan INI Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah, beserta tim Satgas Penanganan Covid 19 karena kesigapannya dalam menangani dan mengurangi penyebaran virus Covid 19 di Jawa Tengah.

Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Pengwil INI Jawa Tengah, Herlina menambahkan upaya serius pemerintah Propinsi Jawa Tengah, satuan tugas covid 19 dan tim medis dalam menangani covid 19 harus didukung oleh semua pihak, termasuk organisasi profesi seperti IPPAT dan INI. adri-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here