By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pariwisata Jateng Tak Terpengaruh Wisman China
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pariwisata Jateng Tak Terpengaruh Wisman China

Last updated: 5 Februari 2020 13:24 13:24
Jatengdaily.com
Published: 5 Februari 2020 13:14
Share
Sinoeng Nugroho Rachmadi. Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Menyusul adanya penyakit Corona di China dan adanya perintah dari pemerintah untuk melakukan penundaan kedatangan wisatawan dari negara tersebut ke Indonesia, tidak berpengaruh signifikan terhadap sektor pariwisata di Jateng.

Pasalnya, menurut Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinoeng Nugroho Rachmadi, jumlah kunjungan wisatawan dari China ada pada posisi ke tujuh dalam jumlah kunjungan ke Jateng pada tahun 2019.

Angka ini, di bawah kunjungan wisatawan asing dari Perancis (16%), Belanda (10,10%), Malaysia (9,80%), Inggris (5,70%), Jerman (5,40%) dan Thailand (5,40) dari total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di tahun 2019 yang ke Jateng sebanyak 691.000 orang.

Di satu sisi, kunjungan orang China ke Jateng pada saat ini, yang ditunda adalah untuk pertemuan dan rapat serta ekspo. Bukan untuk berlibur, karena memang bukan musim liburan. ‘’Musim liburan biasanya bulan Agustus mendatang,’’ jelasnya, kepada wartawan, Rabu (5/2/2020).

Adapun ‘penolakan’ wisatawan dari China dilakukan dua minggu lalu, yang melalui Bandara Adi Sumarmo Solo, sebanyak 178 orang. Mereka rencananya akan melakukan meeting dan ekspo.

‘’Kita masih menunggu terhadap dicabutnya penundaan kedatangan dari wisatawan China. Dengan adanya ini kita patuh. Untuk promosi di China, kita lakukan penjadwalan ulang nantinya,’’ jelasnya.

Di satu sisi, saat ini Jateng tengah mempromosikan kunjungan wisatawan dari Negara-negara Timur Tengah, seperti Turki dan sekitarnya – yang saat ini kunjungannya baru 0,3% saja.  Total target tahun ini jumlah kunjungan wistawan mancanegara adalah 850.000 orang masuk Jateng.

Sedangkan kunjungan yang jadi favorit di Jateng adalah Borobudur, Prambanan, dan Kota Lama serta yang lainnya.  ‘’Yang cukup mengejutkan,  kawasan Kota Lama di Semarang kini makin diminati turis,’’ jelasnya. She

You Might Also Like

Kebidanan Unissula Kolaborasi Turunkan Stunting di Limbangan
Ganjar Kagum Saksikan Tradisi Hus “Tarian Berkuda” Massal di Pulau Rote
Polrestabes Semarang Ambil Alih Penyidikan Kasus Konten ‘Rumah Horor’ di Semarang
UKW Diikuti 24 Peserta,  Kadiskominfo Minta Wartawan Jangan Kalah dengan Warganet
Untag Undang 15 PT Edukasi Generasi Milenial soal Perpajakan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?