By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PDP Bayi Asal Pemalang yang Dirujuk di RS dr Margono Purwokerto Meninggal
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PDP Bayi Asal Pemalang yang Dirujuk di RS dr Margono Purwokerto Meninggal

Last updated: 19 April 2020 17:39 17:39
Jatengdaily.com
Published: 19 April 2020 17:39
Share
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com) – Bupati Pemalang H Junaedi selaku ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang, Minggu (19/4/2020) menggelar konferensi pers, yang menginformasikan adanya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirujuk dari Rumah Sakit yang ada di Pemalang ke RS dr Margono Purwokerto, meninggal dunia.

Pasien berumur 9 bulan ini meninggal pada hari sabtu (18/4/2020), pukul 18.15 WIB. Dan langsung di kuburkan di salah satu makam di daerah Kecamatan Taman dengan protokol pemulasaraan jenazah dan pemakaman wabah Covid-19.

Menurut ketua Satgas, bayi tersebut masuk RS pada tanggal 15 April 2020, dengan keluhan batuk dan pilek. Riwayat perjalanan dari luar kota tepatnya dari Jakarta.

Bupati sekaligus ketua Satgas gugus tugas Covid-19 Kabupaten Pemalang mengucapkan belasungkawa sedalam dalamnya, agar keluarga yang ditinggalkan tabah. Selain itu juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa intensitas wabah Covid-19 di Pemalang ini semakin meningkat, maka perlu kewaspadaan semuanya untuk salung menjaga dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Semakin hari peredaran ini kelihatannya intensitasnya semakin tinggi maka saya mengharap kepada warga masyarakat Kabupaten Pemalang untuk mengikuti protokol kesehatan karena salah satu upaya mencegah berkembangnya virus ini adalah dengan cara kita mengikuti protokol kesehatan yaitu dengan cara memjaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun dan juga menghindari pertemuan-pertemuan yang sifatnya massal,” kata H Junaedi.

Disamping itu juga meminta masyarakat Pemalang untuk tidak panik secara berlebihan dan tetap semangat.

“Tetap semangat Jangan cemas dan ketakutan berlebihan sehingga imun kita tetap tinggi,” harap bupati Pemalang. wing-she

You Might Also Like

Ramadhan Momentum untuk Meraih Derajat Taqwa
Telin dan Expereo Perkuat Kemitraan dan Perluas Jaringan Global untuk Solusi SD-WAN
Angka Kematian COVID-19 Nasional Naik 400 Persen, di Jateng Naik 75 Persen
Perlu Kriteria Khusus Penerima Kuota Internet Gratis
STIE AKA Berubah Jadi Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang
TAGGED:bupati pemalangpdp bayi di pemalang meninggal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?