Loading ...

Pemalang & Tegal Liburkan Sekolah, Tegal Juga Batalkan Kegiatan Hari Jadi ke-440.

0
corona

Ilustrasi

PEMALANG (Jatengdaily.com)– Kabupaten dan kota di Jateng sudah meliburkan siswanaya untuk mencegah penyebaran virus corona. Seperti di Pemalang dan Tegal.

Bupati Pemalang Junaedi secara resmi menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah yang menjadi kewenangannya untuk sementara ditiadakan. Siswa diminta belajar di rumah selama dua pekan mulai, Senin (16/3/2020) besok.

“Secara resmi saya sampaikan bahwa mulai tanggal 16 Maret besok, untuk sekolah PAUD, SD, atau SMP yang menjadi kewenangan kami, ini kami perintahkan untuk belajar di rumah,” kata Junaedi, dalam siaran persnya di Rumah Dinas, Minggu (15/3/2020).

Bupati Pemalang Junaedi meminta siswa sementara belajar di rumah menggunakan aplikasi rumah belajar, termasuk guru guru melakukan dampingan secara online.

Selanjutnya, untuk antisipasi kerumunan masyarakat baik yang sifatnya kedinasan maupun sosial kemasyarakatan, 14 hari kedepan untuk ditiadakan. Termasuk rapat yang melibatkan melibatkan personil banyak untuk ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Keputusan itu menurutnya berlaku mulai hari ini sebagai antisipasi wabah virus corona.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupten Pemalang Mualip mengatakan, surat edaran mengenai keputusan itu sedang dibuat dan akan dikirimkan secepatnya kepada sekolah-sekolah, yakni PAUD, SD, dan SMP. Sedangkan SMA dan sederajat menjadi kewenangan provinsi.

Dia menjelaskan, meski kegiatan belajar di ruang kelas diliburkan sementara, siswa tetap belajar di rumah secara online dengan aplikasi Rumah Belajar yang susah disiapkan, atau membuka laman Kemendikbud.

Menurutnya, Kemendikbud sudah mengembangkan aplikasi pembelajaran jarak jauh berbasis portal maupun aplikasi Rumah Belajar yang dapat ditemukan di playstore. Portal Rumah Belajar dapat diakses di belajar.kemdikbud.go.id.

Beberapa fitur yang dapat diakses oleh peserta didik dan guru diantaranya Sumber Belajar, Kelas Digital, Laboratorium Maya, dan Bank Soal. Rumah Belajar dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat.

DI TEGAL JUGA LIBUR
Dari Tegal juga dilaporkan, untuk mengantisipasi penyebara virus corona atau covid-19 yang semakin meluas, Pemkot Tegal akhirnya meliburkan sekolah-sekolah mulai TK, SD, hingga SMP sederajat mulai, Senin (16/3/2020) besok. Kepastian ini diungkapkan Wakil Wali (Wawali) Kota Tegal Muhammad Jumadi, Minggu (15/3/2020).

Menurut Wawali, keputusan itu mendasari surat edaran Gubernur Jateng, yakni Surat Edaran No. 440/0005942 yang ditujukan kepada bupati dan wali kota se Jawa Tengah. Dalam SE itu, Ganjar meminta kepala daerah untuk melaksanakan langkah-langkah antisipatif terkait merebaknya wabah epidemi covid-19.

Dijabarkan Jumadi, antara lain meminta menunda dan atau membatasi kegiatan yang menghadirkan orang banyak pada tempat-tempat umum. Seperti car free day, berkemah, study tour, dan lain-lainnya.

“Kalau CFD, Pemkot Tegal sudah meniadakannya untuk sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sedangkan hari ini juga ditindaklanjuti dengan kebijakan untuk meliburkan sementara siswa sekolah di bawah kewenangan Pemkot Tegal,” kata Jumadi.

Dirinci Jumadi, dari, Senin (16/3) sampai Minggu (29/3), siswa diliburkan dan belajar di rumah. Selain itu, Pemkot Tegal juga membatalkan semua rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Tegal ke-440.

“Bahkan kegiatan Apeksi dari tanggal 13-15 April juga dibatalkan,” tambah Jumadi lagi.

Sedangkan terkait teknis bagaimana mengantisipasi dan edukasi preventis pencegahan virus corona, akan dibahas melalui rapat koordinasi, Senin (16/3/2020). wing-she

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *