By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemudik yang Pulang ke Jateng akan Jalani Screening dari Virus Corona
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemudik yang Pulang ke Jateng akan Jalani Screening dari Virus Corona

Last updated: 28 Maret 2020 06:33 06:33
Jatengdaily.com
Published: 28 Maret 2020 06:29
Share
Pemudik yang pulang ke Jateng jalani screening, diantaranya dengan disemprot disinfektan. Foto: Jatengdaily.com/Adriadhi
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Ribuan pemudik yang masuk Jawa Tengah akan di screening oleh petugas gabungan Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng agar terbebas dari virus Corona (Covid-19).

“Ada kisaran 60 ribu penumpang turun di terminal akan disemprot disinfektan, cuci tangan, serta menjalani senam untuk meningkatkan imunitas. Selanjutnya,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Subandriya saat meninjau di terminal Bawen, Jumat (27/3/2020).

Screening atau skrining digunakan untuk mencari kondisiatau penanda resiko yang belum diketahui dan hal ini, adalah penyakit corona.

Dia mengungkapkan usai menjalankan prosedur kesehatan oleh petugas gabungan akan memantau terus keberadaan pemudik hingga tempat tujuan serta mendata asal serta nomor handpone.

“Kami minta Bhabinkantibnas, dan Bhabinsa juga pantau terus perkembangannya,” ujarnya.

Soal operasi Ketupat 2020, agar pemudik tidak pulang kampung terlebih dulu sampai wabah mereda. “Karena virus ini kan tidak mengenal pangkat, jabatan, atau pekerjaan. Siapa yang tidak kuat akan terkena, kami berharap pemudik juga menahan diri, daripada pulang kampung malah bawa bencana,” tutup Subandriya. Adri-she

You Might Also Like

Tandatangani MoU, MAJT dan Baznas Jateng Dirikan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an
Banjir Peminat, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Diperpanjang hingga 14 November 2024
Positif Covid-19 Justru Bertambah, Kota Semarang Kemungkinan Batal New Normal
PLN Icon Plus Dorong Pengembangan Smart Kabupaten Melalui Infrastruktur Digital dan Energi Hijau
Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 98 Sosialisasi Gosok Gigi di TK Kumala Bhayangkari 35 Kendal
TAGGED:diskriningpemudik ke jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?