Pengedar Sabu dalam Boneka Dibekuk BNN Jateng

Tersangka pengedar sabu yang dibekuk BNN Jateng. Foto: Jatengdaily.com/adri

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah menangkap dua orang pengedar yang berusaha menyelundupkan sabu dalam boneka di Pekalongan dan Batang. Modus pelaku menumpang mobil pick-up agar bisa mengelabuhi petugas dan bisa lolos dari PSBB.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Benny Gunawan mengatakan penangkapan bermula pihaknya mendapat laporan terkait adanya pengedar narkotika di wilayah Panjang Wetang, Pekalongan. Dari penyelidikan tersebut petugas lalu menangkap Rusdi, yang mengaku mendapatkan barang haram itu dari wanita bernama Sri Hartatik alias Wezrex (31).

“Kita tangkap di tempat terpisah Rusdi (36) dulu yang kita tangkap pada 5 Mei di Kecamatan Pekalongan Utara. Sedangkan Sri Hartatik kita tangkap di kosnya Kabupaten Batang dengan amankan barang bukti sabu 200 gram dan pil ekstasi biru 500 butir yang di sembunyikan dalam boneka beruang,” kata Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Benny Gunawan, Selasa (19/5/2020).

Sedangkan dari hasil pemeriksaan Sri Hartatik mengedarkan sabu kepada Rusdi atas perintah napi lapas Kelas II B Pati bernama Widodo. “Kita masih kembangkan terus, dari mana barang itu didapat,” ujarnya.

Dari pengakuan Sri Hartatik dia mengambil barang sabu dari Jakarta untuk diedarkan ke Pekalongan. Lantas ia memilih menggunakan mobil pick-up, agar lolos dari pemeriksaan petugas.

“Modus ini baru kita ungkap di masa pandemi. Mengambil kesempatan saat PSBB dengan pembatasan kendaraan yang selama ini bisa lolos adalah berupa mobil pick-up,” jelasnya.

Para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Keduanya terancam hukuman lima tahun penjara hingga hukuman mati. adri-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here