By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Petugas Satpol PP dengan Pedagang di Taman Poci Tegal Ricuh
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Petugas Satpol PP dengan Pedagang di Taman Poci Tegal Ricuh

Last updated: 29 Januari 2020 15:32 15:32
Jatengdaily.com
Published: 29 Januari 2020 15:32
Share
Satpol PP dan pedagang di taman Poci Kota Tegal ricuh, terkait penebangan pohon untuk penataan stasiun. Foto: wing
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com) -Meski sempat diminta dihentikan oleh Ketua DPRD, penebangan pohon di kawasan Taman Poci Kota Tegal tetap dilanjutkan, Rabu (29/1/2020) pagi. Pedagang pun sempat memprotes langsung Kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang Kota Tegal Eko Setiawan.

Pantauan di lapangan, proses penebangan mendapatkan penjagaan ketat dari jajaran Satpol PP. Beberapa kali pedagang sempat terlibat adu mulut dengan Eko Setiawan.

Wakil Ketua Organisasi Pedagang Eka Taman Poci Kota Tegal (ORPETA) Romiko Jauhari mengatakan pedagang sangat menyayangkan sikap yang dilakukan dinas terkait yang kekeh melakukan penebangan. Padahal sebelumnya, Ketua DPRD meminta agar itu dihentikan sambil menunggu proses mediasi.

“Kemarin sudah disampaikan Ketua DPRD agar itu dihentikan menunggu proses mediasi. Tetapi kenapa sekarang malah berlanjut?” katanya.

Romiko menilai Disperkimtaru cukup arogan karena tidak mengindahkan permintaan ketua DPRD. Bahkan, dengan langkah itu, sama saja mereka menutup jalur mediasi.

“Itu sama saja tidak menghargai Ketua DPRD yang sama-sama lembaga negara. Mereka juga seakan-akan tidak menginginkan adanya proses mediasi,” tandasnya.

Kepala Disperkimtaru Eko Setiawan mengatakan pihaknya hanya melanjutkan apa yang sudah diperintahkan Wali Kota Tegal untuk menyiapkan lokasi itu menjadi taman baru. Adapun proses penganggaran sudah disetujui oleh DPRD.

“Saya hanya melanjutkan apa yang sudah diinstruksikan. Proses penganggaran juga sudah disetujui DPRD,” jawabnya.

Selain itu, kata Eko, pihaknya sudah melakukan tahapan sosialisasi kepada para pedagang. Baik itu melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan maupun Disperkimtaru.

“Kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada ketua organisasinya,” jelasnya.

Eko menegaskan, proses penebangan akan terus berlanjut sampai selesai. Nantinya, akan dilakukan peremajaan hingga terbentuk sebuah taman. wing-she

You Might Also Like

Sambil Berolahraga, Presiden Sampaikan Hasil Uji Swabnya Negatif Corona
Kendalikan Virus Kuning Cabai, Tim Pengabdian Undip Kenalkan Fungisida Eco-Friendly Pengganti Fungisida Kimia
Vokasi Undip Inisiasi Kerjasama dengan Perusahaan dari Cina HORED
Jokowi Minta Tidak Dihubung-hubungkan dengan Urusan Capres dan Cawapres di Pemilu 2024
IDAI Usulkan PTM Dihentikan Sementara, Menyusul Meninggalnya Siswa di Magelang Karena Covid
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?