Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna. Foto: adri

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Kepolisian Daerah Jawa Tengah meminta anggotanya bersikap lebih waspada terhadap orang tak dikenal. Setiap anggota Polisi di wilayah Jawa Tengah dilarang beraktivitas sendirian saat menjalankan tugas kedinasan.

“Kapolda Jateng menegaskan untuk waspada tinggi. Anggota tidak boleh sendirian, minimal harus berdua,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Iskandar Fitriana Sutisna, Semarang, Senin (22/6/2020).

Selain itu, kata Iskandar, dalam melakukan pelayanan, setiap anggota Polda Jateng akan dikawal sejawatnya yang dilengkapi senjata api. Kewaspadaan tingkat tinggi ini diterapkan di seluruh jajaran Polda Jawa Tengah setelah terjadi percobaan pembunuhan terhadap Wakil Kepala Kepolisian Resort Karanganyar, Komisaris Busroni, saat sedang melakukan susur Gunung Lawu.

“Pelayanan-pelayanan oleh anggota akan dilindungi dengan anggota bersenjata baik untuk pelayanan perorangan dan pelayanan di markas komando,” ujar Iskandar menegaskan.

Upaya percobaan pembunuhan terhadap Wakapolres Karanganyar itu terjadi pada 10.45 WIB, kemarin, di Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. Kala itu Busroni akan melaksanakan susur Gunung Lawu, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara, bersama relawan.

Beruntung, Wakapolres Karanganyar masih bisa menyelamatkan diri, meski mengalami luka ringan. Menurut Iskandar, Polda Jawa Tengah sedang menyelidiki identitas pelaku penyerangan Wakapolres Karanganyar. adri-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here