By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Program Polantas Hadir Jemput Bola Bantu SIM Nakes Diapresiasi Positif
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Program Polantas Hadir Jemput Bola Bantu SIM Nakes Diapresiasi Positif

Last updated: 7 Agustus 2020 17:18 17:18
Jatengdaily.com
Published: 7 Agustus 2020 17:06
Share
Hendardi. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Program Polantas Hadir yang dicetuskan Dirlantas Polda Jawa Tengah dinilai menjadi bagian yang strategis dalam menunjukkan watak mulia Polri yang tanggap dan sigap menghadapi keadaan.

Program Pelayaan SIM Jemput Bola untuk tenaga medis yang dilakukan Ditlantas Polda Jateng di Rumah Sakit Dokter Kariadi Semarang, dipandang pengamat sebagai fenomena menarik yang positif.

Pengamat yang juga tokoh keswadayaan sekaligus pendiri Setara Instutu, Hendardi, mengatakan hal itu saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (7/8/2020). Hendardi mengapresiasi langkah Ditlantas Polda Jeteng yang memberi kemudahan tenaga medis yang tengah berjuang menanggulangi pandemi COVID-19  untuk mengurus SIM (Surat Izin Mengemudi) di lokasi mereka bertugas.

Hendardi yang merupakan aktivis hak asasi manusia (HAM) yang juga menjadi penasihat Kapolri Jenderal Idham Azis untuk bidang HAM, menilai langkah itu menunjukkan bahwa Polantas tak berpangku tangan menunggu masyarakat datang. Polri memberikan empati kepada  petugas medis melalui kewenangan yang dimilikinya. 

Aksi itu, katanya, pelan-pelan mematahkan persepsi dari survei-survei yang menyebut kepolisian sebagai lembaga yang memiliki indeks korupsi tinggi.

Dengan memberikan pelayanan yang berkeadilan, Hendardi percaya perlahan tapi pasti perbaikan citra Polri akan terwujud. Yang membanggakan, menghadapi stigma yang kurang baik tak membuat jajaran Ditlantas Polda Jateng apatis. Dengan kesungguhan, berbagai upaya dilakukan.

Termasuk  melakukan program yang mengedepankan sisi manusiawi melalui perwujudan empati kepada masyarakat. 

Sebelumnya Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Arman Achdiat SIK MSi  mengerahkan bus layanan SIM ke RS Kariadi Semarang melayani perpanjangan SIM sebagai bentuk empati Polantas kepada dokter dan petugas medis.

Melalui program ini, Polantas benar-benar hadir membuka hati, peduli dan bersedia mengerti apa yang diperlukan masyarakat.

Para dokter dan tenaga medis tak perlu repot-repot keluar dari tempat kerjanya sekadar memperpanjang SIM. Mereka mendapatkan kemudahan mengurus perpanjangan SIM sambal tetap siaga berjuang menahan gempuran Covid-19 agar tidak semakin mewabah.

Dihubungi terpisah psikolog yang juga Founder of Rumah Pemberdayaan, Th Dewi Setyorini, mengemukakan bahwa empati adalah dasar sisi kemanusiaan. Di dalam empati terkandung kecerdasan membaca situasi, sehingga seseorang mampu memahami dengan berusaha memposisikan diri dalam situasi dan kondisi orang lain saat menghadapi situasi pelik.

“Tidak semua orang punya empati. Butuh hati dan kepekaan. Empati mensyaratkan kebesaran jiwa, merasakan apa yang dirasakan orang lain. Dalam empati terdapat kerendahan hati menurunkan ego dan memberikan tak hanya ungkapan dalam kata namun dalam tindakan nyata,” katanya.

Dewi menilai kebijakan Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Arman Achdiat dengan pelayanan SIM jemput bola untuk tenaga medis sebagai sesuatu yang nyata. Bukan hanya wacana. Program Polantas Hadir adalah empati yang akan berperan dalam membangun Polri yang Promoter.

“Lewat cara ini watak mulia Polri dipulihkan dalam perilaku elok. Polantas yang sungguh hadir melayani tak semata semboyan apalagi tulisan tanpa hati di spanduk dan baliho,” tukas Dewi. she

You Might Also Like

Kapasitas Indonesia Hadapi Pandemi Meningkat Tiga Kali Lebih Tinggi
Siswa MI Jabungan Ceria Nonton Upin Ipin di Mal Ciputra
30 WNI Korban Perdagangan Orang di Vietnam Berhasil Kembali ke Tanah Air
Biaya Pembelajaran Jarak Jauh Tinggi, Warga Mengeluh
Gempa Pacitan Magnitudo 5 Terasa Hingga Klaten
TAGGED:polntas polri
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?