Salah satu warga memanjat tower di dekat Stasiun Tegal, bentuk protes pembongkaran kios. Foto: wing

TEGAL (Jatengdaily.com)– Proses pembongkaran sejumlah bangunan dan kios permanen di Jalan Kolonel Sudiarto Tegal, Selasa (3/3/2020), mendapatkan tentangan dari warga sekitar. Untuk menghentikan pembongkaran, seorang warga bahkan nekat menaiki tower di dekat Stasiun Tegal.

Pembongkaran ini, terkait dengan revitalisasi kawasan Stasiun Tegal yang akan ditata. Dan salah satunya, membongkar sejumlah PKL dan kios di sekitarnya.

Warga yang belakang diketahui bernama Yuli itu, tidak terima dengan pembongkaran yang dianggapnya semena-mena. Dia dan warga lainnya meminta Pemkot Tegal dan PT KAI menghentikan proses pembongkaran dengan melakukan dialog.

“Tolong Bapak-bapak, hargai kami yang sudah turun temurun tinggal di sini. Kalau langsung dibongkar seperti ini, ke mana kami harus tinggal,” ujar salah seorang warga yang mencoba menghalangi laju alat berat.

Selain cekcok, proses pembongkaran sejumlah bangunan di sebelah utara Stasiun Tegal itu juga ditangisi sejumlah warga. Sambil mengemasi barang-barang rumah tangganya, warga yang didominasi ibu-ibu meminta Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menemui mereka.

“Tolong Pak Wali Kota, bagaimana dengan nasib kami selanjutnya,” isak seorang ibu dan anak perempuannya.

Hingga kini, proses pembongkaran bangunan dan kios permanen di jalan Kolonel Sudhiarto masih berlangsung. Pembongkaran itu dikawal ketat sejumlah polisi dan personel Satpol PP. wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here