By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ribuan Orang Menganggur Dampak PHK akibat COVID-19
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ribuan Orang Menganggur Dampak PHK akibat COVID-19

Last updated: 4 Agustus 2020 21:02 21:02
Jatengdaily.com
Published: 4 Agustus 2020 21:02
Share
Buruh demo. Foto: humas provinsi
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Sebanyak 14.410 tenaga kerja di Semarang menganggur karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan dari perusahaan yang terpaksa tutup akibat pandemi covid-19. Perusahaan yang paling terdampak yakni garmen, kontruksi, dan hiburan.

“Dari jumlah pekerja kena PHK tersebut, berasal dari 81 perusahaan di Kota Semarang. Mereka di PHK sebagian perusahaan tutup tidak bisa produksi,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Soetrisno saat diwawancara, Selasa (4/8/2020).

Dia sendiri sangat menyayangkan ribuan tenaga kerja harus kehilangan pekerjaan karena pandemi COVID-19. Bagaimana pun, ia menghimbau kepada pengusaha bila usahanya sudah berjalan normal diharapkan memanggil karyawan yang sempat di rumahkan dan PHK.

“Kami minta pengusaha yang merumahkan pekerja supaya dipanggil lagi untuk membangkitkan geliat dunia usaha sambil menjalankan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi hidup untuk menekan penyebaran covid-19,” jelasnya.

Sedangkan saat ini, pihaknya sedang memediasi dengan kedua belah pihak antara pekerja dan pengusaha. Diketahui beberapa industri dunia hiburan diketahui melakukan PHK sepihak tanpa upah yang layak.

“Kita sudah komunikasi sama mereka sudah melakukan mediasi beberapa kali dan belum ada titik temu. Kita sedang cari win-win solution atas kasus PHK yang dialami pekerjanya. Tuntutannya seperti gaji, uang lembur dan bonus harus dilunasi,” ungkapnya.

Sejumlah protokol kesehatan saat ini harus dilakukan lebih ketat supaya pekerja atau buruh pabrik lebih tertib serta tubuh mereka menjadi lebih prima. Dia juga meminta pimpinan managemen perusahaan untuk sedia klinik kesehatan dipindah pada bagian depan pabrik. Selain itu, ia menghimbau untuk tidak kerumunan pekerja saat makan siang juga harus di stop.

“Kita sudah keliling ke sejumlah perusahaan atau pabrik,  dan kita sudah sebarkan edaran untuk kendalikan wabah Corona. Terutama kita minta pabrik mengentikan kerumunan saat makan. Jadwal makannya saya pantau sudah diatur. Saat makan, meja sudah disekat plastik dan fiber. Sekarang kita minta lokasi klinik kesehatannya dipindah di depan untuk memantau saat pekerja masuk dan pulang kerja,” tutupnya. Adri-she

You Might Also Like

SG Dorong UMKM Maju Lewat Rumah BUMN Rembang
IKA SMA Negeri 1 Demak Berbagi
Jokowi Langsung Ikuti KTT G20 Virtual, Bahas COVID-19
AGPAII Jateng Minta LPDP Perpanjang Pendaftaran
Satgas Rafi 2023 Berakhir, Pertamina Catat Sejumlah Kenaikan Konsumsi BBM di Jateng & DIY
TAGGED:PHK karena Covid-19ribuan orang nganggur
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?