Rp 159,2 Miliar untuk Subsidi KA Perintis, Termasuk Bathara Kresna

KA Bathara Kresna melintas di Gladag Solo, saat akan menuju Wonogiri. Foto: yds

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak lima kereta api (KA) perintis mendapat subsidi anggran operasional tahun 2020. Salah satu KA perintis tersebut yakni KA Bathara Kresna yang melayani trayek Solo-Wonogiri.

Realisasi itu setelah Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Persero, melakukan tanda tangan Kontrak Penyelenggaraan Subsidi Angkutan Kereta Api Perintis Tahun Anggaran 2020 senilai Rp. 159,2 Miliar. Penandatangan kontrak dilakukan oleh para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Direktur Keuangan PT KAI, serta disaksikan langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri dan Dirut PT KAI Edi Sukmoro di kantor Kemenhub, Jakarta, belum lama ini

“Ini adalah langkah baik dalam rangka mengeksekusi visi Presiden untuk memastikan konektivitas itu terjadi dimana-mana, tidak terkecuali pada daerah-daerah yang belum punya kemampuan maksimal yang harus disubsidi melalui angkutan perintis ini,” jelas Menhub Budi Karya Sumadi dilansir dephub.go.id

Di sisi lain, lanjut Menhub, kebutuhan akan konektivitas khususnya kereta api itu sangat besar dan di masa mendatang kereta api akan mendominasi angkutan massal di kota-kota besar dan juga antarkota.

Jangka waktu penyelenggaraan kontrak Subsidi Angkutan Kereta Api Perintis Tahun Anggaran 2020 terhitung mulai tanggal 1 Januari s/d 31 Desember 2020. Adapun nilai kontrak kerja sama ini yaitu senilai Rp. 159.280.835.439. Nilai tersebut mengalami penurunan sebesar 11 persen dari total nilai kontrak dari tahun 2019 sebesar Rp. 179.477.307.180.

Menhub menyebut turunnya nilai subsidi ini adalah tanda efisiensi, karena subsidi adalah stimulasi bagi suatu pergerakan. Jika semakin hari okupansinya makin besar, pendapatan dari tiket juga makin besar, sehingga dalam waktu tertentu tidak perlu disubsidi lagi.

Subsidi ini akan dialokasikan untuk kereta api perintis yang terdiri dari: KA Bathara Kresna lintas Purwosari – Wonogiri Jawa Tengah, KA Cut Meutia lintas Krueng Mane – Krueng Geukueh Aceh Utara, KA Lembah Anai lintas Kayutanam – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumatera Barat, KA Minangkabau Ekspres lintas BIM – Padang, dan KA LRT Sumatera Selatan.

Seperti diketahui karena disubsidi lima KA perintis tersebut mempunyai tarif sangat murah, di antaranya:

  • KA Batara Kresna yang tiap hari melayani rute Solo Purwosari – Wonogiri (36,6 KM) dengan tarif Rp 4.000.
  • KA Cut Meutia rute Krueng Mane – Krueng Geukeuh (11,3 KM) tarif Rp 1.000,
  • KA Lembah Anai rute Kayutanam – BIM (52,9 KM) tarif Rp 3.000.
  • KA Minangkabau Ekspres rute BIM Padang (23 KM) tarif 5.000 – 10.000
  • LRT Sumatera Selatan rute Bandara SMB II – DJKA (22,9 KM) tarif Rp 2.000 – 10.000. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here