SEMARANG (Jatengdaily.com)- Akibat hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Semarang, rumah di Kampung Kulitan 305, Jagalan, Semarang roboh, Kamis (20/2/2020).
Akibat kejadian tersebut pemilik rumah Sugeng (59), dan anaknya Tomy tewas, akibat tertimpa reruntuhan bangunan, satu orang luka sedang dalam perawatan rumah sakit RSI Sultan Agung.
“Korban ditemukan tewas dalam kondisi telungkup dan terkena reruntuhan material bangunan,” kata Kapolsek Semarang Tengah Kompol Didi Dewantoro.
Dia mengungkapkan rumah berdinding kayu itu milik Sugeng. Sehari-hari memang rumah yang dihuni itu bekas gudang. Namun, diduga bangunan roboh lantaran fisiknya sudah tua sehingga tidak kuat menahan derasnya air hujan.
“Kita masih mengumpulkan sejumlah saksi untuk diperiksa. Dari informasi istrinya korban tidur ditengah,” ujarnya.
Informasinya terjadi pada pukul 04.30 WIB terdengar suara keras langsung mendatangi suaminya yang tertidur di ruang tengah. Nasib naas saat disambangi, korban sudah dalam keadaan tertimpa reruntuhan dan meminta bantuan warga.
“Warga yang tahu kejadian langsung melakukan evakuasi korban. Sementara anak Tomy meninggal dalam perawatan,” ungkapnya.
Hingga saat ini, kepolisian yang mendapatkan laporan itu mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara. adri-she
0



