By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sekolah di Demak Simulasi KBM Tatap Muka
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sekolah di Demak Simulasi KBM Tatap Muka

Last updated: 7 September 2020 17:23 17:23
Jatengdaily.com
Published: 7 September 2020 17:23
Share
Ilustrasi. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Satuan pendidikan di Kota Wali, khususnya jenjang SMP dan SD mulai melakukan simulasi kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Hal itu mendasar pada SE Nomor 420/3432 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Eko Pringgolaksito menjelaskan, simulasi KBM tatap muka menindaklanjuti hasil webinar bersama Mendikbud, Mendagri, Gubernur dan Bupati/Walikota seIndonesia mengenai tahapan KBM di masa pandemi. Di samping mendasar pada suara masyarakat yang menginginkan segera diadakannya KBM tatap muka.

“Mengenai simulasi KBM tatap muka ini pastinya ada syarat ketentuan berlaku, yang intinya satuan pendidikan wajib mentaati standar protokol kesehatan pencegahan covid-19 saat menyelenggarakan KBM tatap muka,” ujarnya, Senin (7/9/2020).

Di antara syarat yang wajib dipenuhi sebagai persiapan boleh diselenggarakannya KBM tatap muka adalah satuan pendidikan membentuk Satgas Penegakan Disiplin Protokol Standar Covid-19, ada persetujuan dari orang tua utamanya terkait kepatuhan 4 M yakni memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan.

“Pada saat sama sekolah juga menyiapkan sarpras pendukung. Seperti menyediakan tempat cuci tangan berikut sabunnya, thermo gun atau alat pengukur suhu tubuh, menata jarak antar meja belajar, serta ketersediaan disinfektan untuk sterilisasi ruang kelas,” imbuhnya.

Protokol kesehatan jadi syarat utama pelaksanaan KBM tatap muka. Foto: rie

Selain itu, lanjut Eko Pringgolaksito, satuan pendidikan juga harus menyiapkan kelas kecil bentuk sift, untuk pembatasan jumlah anak didik dan jam pendek. Di samping menyiapkan bahan ajar esensi, mengingat jam KBM yang dikurangi.

“SE tentang simulasi KBM tatap muka ini hanya bagi satuan pendidikan yang sudah siap. Sedangkan bagi yang belum dipersilakan melaksanakan sistem dalam jaringan (daring) atau online. Sehubungan itu sekolah juga kami instruksikan untuk mendata nomor HP siswa/orang tua siswa terkait rencana bantuan pulsa dari pemerintah untuk menunjang sistem belajar daring,” kata Eko Pringgolaksito.

“Intinya, melalui simulasi KBM tatap muka anak didik diberikan edukasi mengenai KBM berbasis protokol standar covid-19. Sehingga ketika KBM tatap muka benar-benar dilaksanakan pada masa new normal, anak didik sudah siap,” ujarnya.

Di sisi lain, Ari Widodo warga Karangsari Karangtengah menyambut baik adanya simulasi KBM tatap muka. “Asalkan memenuhi standar protokol kesehatan kami setuju dilaksanakannya KBM tatap muka. Sebab terlalu lama di rumah, anak menjadi stres dan gampang temperamen. Tadi sepulang sekolah, wajahnya langsung ceria,” ungkapnya.

Hal sama disampaikan Kusfitria, ibunda Rakreyan Neo Grahafiar Bi Putra. Menurutnya, pertemuan dengan teman sebaya baik untuk perkembangan psikologis anak sehingga berimbas pada semangat belajarm “Terlebih siswa kelas IV, V, IV sudah mampu menjaga diri. Ditambah sekolah sudah siap sarpras pendukung standar protokol kesehatan, bagi kami tidak masalah,” tuturnya.

Sementara itu Kepala SD Negeri Mangunjiwan 1 Sih Yatmi menyampaikan, pelaksanaan simulasi KBM tatap muka mendasar SE Nomor 420/3432 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak. Kegiatan yang diagendakan pada 7-19 September itu dimaksudkan sebagai persiapan tahapan KBM di masa pandemi COVID-19.

“Demi mematuhi standar protokol covid-19, bagi murid yang tidak memakai masker karena tidak punya atau lupa, pihak sekolah menyediakan. Sambil menasehati agar pada hari berikutnya mengenakan masker sebagai alat pelindung diri,” pungkasnya. rie-yds

You Might Also Like

Ketua YBWSA Apresiasi Capaian Akreditasi Unggul Unissula
Rayakan Muharam, Baznas Demak Santuni 4. 319 Yatim
Pekerja Swasta Bergaji Kurang Rp 5 Juta Dibantu Rp 600.000 per Bulan, Menaker: Uangnya Masuk Rekening!
Hadapi Musim Hujan, KAI Daop 4 Laksanakan Pemeriksaan Lintas Gundih – Semarang Poncol
Kapolri Tunjuk Komjen Pol Ahmad Dofiri Jadi Wakapolri
TAGGED:kbm tatap mukasekolah di demak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?