By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sudah 1.831 Jiwa Warga Merapi Mengungsi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sudah 1.831 Jiwa Warga Merapi Mengungsi

Last updated: 16 November 2020 16:38 16:38
Jatengdaily.com
Published: 16 November 2020 16:38
Share
Menyusul status Siaga Merapi, setidaknya 1.831 jiwa dari Kabupaten Magelang, Boyolali, Klaten dan Sleman harus mengungsi. Foto: dok.bnpb
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per 15 November 2020, pukul 22.00 WIB, mencatat, hingga Minggu, (15/11/2020) pukul 22.00 WIB, total warga di lereng Gunung Merapi yang dievakuasi sebanyak 1.831 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr Raditya Jati, dalam keterangan tertulis Senin (16/11/2020) mengungkapkan sebagian besar warga merupakan kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, balita, ibu hamil, ibu menyusui, disabilitas maupun mereka yang sakit.

“Jumlah penyintas terbesar di Kabupaten Magelang dengan jumlah 828 jiwa, Boyolali 401, Klaten 388 dan Sleman 214,” ungkap Raditya.

Menurutnya, BPBD tak hanya melayani mereka yang telah dievakuasi di pos-pos penampungan, tetapi juga memastikan sistem peringatan dini maupun infrastruktur lainnya berfungsi dengan baik, seperti perangkat komunikasi, rambu dan jalur evakuasi. Isu protokol kesehatan telah menjadi bagian dalam perencanaan dalam penanganan darurat. Hal tersebut mengingat masih berada pada masa pandemi.

Seperti diketahui, aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang berada di perbatasan wilayah administrasi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meningkat. Situasi ini mendorong Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) meningkatkan status aktivitas dari level II menjadi level III pada 5 November 2020 lalu. yds

You Might Also Like

Berdayakan UMKM, Dusun Semilir Resmikan Pusat Oleh-oleh
Kongres XXI Ikatan Apoteker Indonesia, Calon Ketum Harus Didukung Minimal 3 Pimpinan Daerah IAI
DPRD Kota Semarang Sahkan Perda Pesantren, Awali Tahun Baru dengan Harapan Baru bagi Santri
Diduga Terjadi Pemotongan Honor GTT dan PTT Bersumber Dana BOS, DPRD Demak Segera Panggil Dinas Pendidikan dan Inspektorat
Polres Temanggung Usut Kasus Pengeroyokan di Ponpes hingga Korban Meninggal
TAGGED:bnpbgunung merapi siagawarga merapi mengungsi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?