By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tekan Penyebaran COVID-19, Pedagang Pasar Tradisional Diberi Face Shield
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tekan Penyebaran COVID-19, Pedagang Pasar Tradisional Diberi Face Shield

Last updated: 23 Juni 2020 16:48 16:48
Jatengdaily.com
Published: 23 Juni 2020 16:48
Share
Ilustrasi pasar. Foto: jatengdaily.com/wing
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pasar tradisional sebagai salah satu cluster penyebaran virus Corona (COVID-19), di Kota Semarang.

Hal ini dengan ditemukannya sejumlah pedagang yang positif Corona. Dan langkah yang dilakukan oleh Pemkot Semarang pun, sampai pekan ini, adalah dengan mensetirilkan pasar dengan menutup beberapa hari, yakni minimal tiga hari.

Sedikintya sembilan pasar tradisional sudah ditutup untuk disterilkan, dan sudah dibuka lagi sesuai jadwal masing-masing. Terakhir, kemarin adalah pasar Gayamsari yang diseterilkan dan ditutup tiga hari mulai hari Minggu (21/6/2020).

Menyikapi kondisi ini, selain melakukan seterilisasi dengan penyemprotan disinfektan, Dinas Perdagangan Kota Semarang juga memberikan fasilitas kepada para pedagang.

Para pedagang yang harus menerapkan SOP Kesehatan saat beraktivitas ini pun membuat Dinas Perdagangan memberikan fasilitas pelindung diri berupa face shield kepada pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fravarta Sadman mengatakan beberapa pasar tradisional telah menjadi tempat penularan COVID-19 yang dibuktikan dengan hasil tes massal yang dilakukan Dinas Kesehatan.

Sehingga alat pelindung diri yang saat ini dibutuhkan para pedagang yakni face shield, diharapkan bisa memberikan rasa aman kepada para pedagang.

Fravarta mengakui anggaran Dinas Perdagangan yang terbatas membuat dirinya tidak dapat memenuhi face shield untuk pedagang di seluruh Pasar Tradisional di Kota Semarang.

Oleh karena itu saat ini pihaknya sedang berupaya menggandeng pihak ketiga agar turut membantu penyediaan face shield atau alat pelindung lainnya bagi para pedagang pasar tradisional.

Selain itu penataan ulang tempat jualan juga dilakukan Dinas Perdagangan, termasuk memberi penyekat antar pedagang. Namun hal itu, ditambahkan Fravarta baru dilakukan di beberapa pasar salah satunya di Pasar Bulu dan Pasar Pedurungan. Namun kedepannya dirinya berharap upaya serupa juga bisa diterapkan di seluruh pasar lainnya. she

You Might Also Like

Pastikan Senpi Terawat dan Aman, Kapolres Demak Lakukan Pemeriksaan
Menteri Susi Ajak Nelayan Demak Jaga Laut dari Sampah Plastik
Kota Salatiga Tetap Batasi Kegiatan saat Nataru
Bermula Cari Uang Jajan Tambahan, Akhirnya Jadi Bisnis Menggiurkan
Pelecehan ‘Ning’ Pesantren Lirboyo Harus Dihentikan, Senator DPD Abdul Kholik Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku
TAGGED:dinas perdagangan kota semarangPasar tradisionalpedagang diberi field shield
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?