Loading ...

Teknik Perkapalan UNDIP akan Buka S2 Teknik Kelautan dengan Tiga Konsentrasi

0
1-undip

Undip. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Kepala Departemen/Kaprodi Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Dr. Eng Hartono Yudo, ST, MT mengatakan, Teknik Perkapalan UNDIP saat ini sedang  mempersiapkan diri untuk membuka S2 (Magister) Teknik Kelautan

‘’Jika saat ini kami sudah memiliki S1, maka S2 (Magister) Teknik Kelautan diharapkan dalam waktu dekat, yakni pada tahun 2022 disetujui dan ijinnya dikeluarkan oleh pemerintah,’’ jelasnya.

Menurutnya, pihaknya telah konsultasi dengan Dekan Fakultas Teknik, namun memang menunggu juga sejumlah prodi di FT yang belum terakreditasi A untuk menjadi A dulu, baru S2 Teknik Perkapalan diajukan.

Meski begitu, intinya pengajuan proposal ijin Magister Teknik Kelautan mendapat dukungan semua pihak baik fakultas maupun universitas. Oleh karenanya, pihaknya telah melakukan persiapan yang matang.

‘’Kita sudah menyusun proposal, persiapan kurikulum, persiapan dosen pengampu di S2, dan sudah mencoba mengenalkan rencana S2 Teknik Kelautan  kepada pengguna dan stakeholders,’’ jelasnya.

Untuk dosen, persiapannya saat ini sudah ada enam dosen bergelar Doktor. Sedangkan saat  ini, dua orang dosen sedang menempuh pendidikan Doktor dan dua orang baru mulai mengambil program Doktor di tahun ini, mereka kuliah di Indonesia dan ada juga ada yang di luar negeri.  ‘’Diharapkan pada dua sampai tiga tahun ke depan, jumlah Doktor di kami menjadi 10 orang,’’ jelasnya.

Fokus pada Tiga Bidang

Persiapan lainnya adalah, sudah membuat Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah S2 per semester untuk mendukung kurikulum program S2.

Adapun konsentrasi yang akan dibuka adalah fokus pada tiga bidang, yakni Teknologi Perikanan Tangkap, Teknologi Kapal Cepat Non Konvensional, dan Teknologi Transportasi Antar Pulau.

Teknologi Perikanan Tangkap mata kuliah akan yang ditawarkan meliputi Desain kapal ikan lanjut, Keandalan struktur dan sistem, Unjuk kerja kapal perikanan, Stabilitas kapal ikan lanjut dan Analisa struktur perpipaan.

Untuk Teknologi Kapal Cepat Non Konvensional mata kuliah yang akan ditawarkan meliputi Desain kapal cepat non konvesional, Dinamika fluida lanjut, Getaran kapal lanjut, Keandalan struktur dan sistem, Teknologi material lanjut dan Material komposit.

Untuk Teknologi Transportasi Antar Pulau mata kuliah yang akan ditawarkan meliputi Desain kapal penyeberangan, Dinamika fluida lanjut, Getaran kapal lanjut, Keandalan struktur dan sistem, Analisa struktur perpipaan, dan Kelelahan struktur kapal.

‘’Untuk pangsa pasar S2 kita rencananya adalah dari perhubungan laut, dosen, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),  Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan galangan kapal. ‘’Untuk masing-masing tersebut, disusun RPS-nya,’’ jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, jika Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia yang sudah membuka Teknik Perkapalan jumlahnya minim, hanya tiga yakni Universitas Hasanudin (Unhas) di Makasar, Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan Universitas Indonesia (UI) Jakarta (untuk UI di bawah Departemen Teknik Mesin).  

Di Jawa Tengah, bahkan belum ada sama sekali. Sehingga S2 Teknik Perkapalan memang saat ini ditunggu-tunggu oleh pangsa pasar. Pasalnya, akan mencetak tenaga ahli, peneliti dan tenaga pendidik yang andal di bidang perkapalan.

Departemen Teknik Perkapalan UNDIP sendiri, sudah berdiri Oktober 2002 dan telah mendapatkan Akreditasi BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) dengan predikat A berdasarkan Keputusan No.1057/SK/BAN-PT/Akred/S/VI/2016 dan Sertifikasi ISO 9001:2015

Teknik Perkapalan UNDIP saat ini dilengkapi enam laboratorium unggul.  Laboratorium tersebut adalah Laboratorium Hidrodinamika Kapal, Laboratorium Struktural dan Konstruksi Kapal, Laboratorium Sistem Perpipaan dan Permesinan Kapal, Laboratorium Perencanaan Kapal Dibantu Komputer, Laboratorium Las dan Metrial Kapal, dan Laboratorium Kapal Kecil dan Perikanan.

Sedangkan visi dan misi Teknik Perkapalan, yakni menyelenggarakan pendidikan akademik yang unggul dan profesional dalam bidang teknologi perkapalan dan maritim sehingga menghasilkan lulusan yang kompetitif. She

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *