By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tiga Tahun Beroperasi, Trans Jateng Layani 8,8 Juta Penumpang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tiga Tahun Beroperasi, Trans Jateng Layani 8,8 Juta Penumpang

Last updated: 22 Desember 2020 21:37 21:37
Jatengdaily.com
Published: 22 Desember 2020 21:37
Share
Ilustrasi: Bus Trans Jateng. Foto: dok/humasprov
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Tiga tahun beroperasi, hingga awal Desember 2020 Trans Jateng telah melayani 8,8 juta penumpang. Pada 2021, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, berencana membuka koridor baru yang melayani rute Semarang-Gubug.

Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat mengatakan, hingga akhir 2020 ada lima koridor yang beroperasi. Rute Semarang-Bawen merupakan jalur yang pertama dibuka pada 2017. Disusul rute Purwokerto-Purbalingga pada 2018, kemudian Semarang-Kendal pada 2019.

“Pada tahun 2020 kami membuka dua rute di Terminal Tipe C Kutoarjo (Purworejo) – Terminal Tipe C Borobudur (Kabupaten Magelang), kemudian di Terminal Sumberlawang (Sragen) – Terminal Tirtonadi (Surakarta). Tahun depan, kami berencana membuka koridor kawasan aglomerasi Kedungsepur, rute Terminal Penggaron (Semarang) – Terminal Gubug (Grobogan),” ujarnya saat meninjau Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (22/12/2020).

Selama tiga tahun melayani masyarakat Jawa Tengah, Trans Jateng memiliki 84 armada, yang dijalankan dengan sistem “buy the service“, yang disiapkan oleh operator eksisting.  Selain melayani penumpang, pengoperasian puluhan armada ini juga menyerap ratusan tenaga kerja, mulai dari pramudi, pramujasa, hingga tenaga mekanik.

Ditambahkan, penyerapan tenaga kerja di Trans Jateng tetap memperhatikan kinerja dan integritas. Hingga 2020, Manajemen Trans Jateng telah menerapkan sanksi keras berupa pemecatan sebanyak empat kali. Sementara teguran tertulis dan pemberian surat peringatan berjumlah total 404 kali, serta telah mengembalikan 130 barang bawaan milik penumpang yang tertinggal di Trans Jateng. Proses itu dilakukan setelah mendapatkan aduan dari pengguna Trans Jateng.

“Sampai dengan Desember, total penumpang yang telah menggunakan jasa kami sebanyak 8,8 juta orang. Harapan kami pada 2021 bisa melayani hingga 10 juta penumpang. Untuk keterserapan tenaga kerja, total ada 691 (orang) terdiri dari 411 petugas Trans Jateng dan 280 operator,” imbuhnya.

Ke depan, manajemen Trans Jateng akan fokus mengembangkan sistem pembayaran nontunai dan aplikasi di android yang memudahkan masyarakat dalam menggunakan Trans Jateng (Aplikasi Si Anteng).

“Trans Jateng merupakan bagian dari program Gubernur-Wakil Gubernur Jateng. Terima kasih kepada penumpang kami, karena anda kami ada,” pungkas Satriyo. she

You Might Also Like

Tim Gabungan Terus Cari Korban Erupsi Semeru, Total Ditemukan 43 Korban Meninggal
Dari Konferensi Internasional Fakultas Ushuludin dan Humaniora: Islam Nusantara Jadi Rujukan Negara Lain
KAI Wisata Kembangkan Aplikasi E-Porter untuk Angkut Barang Penumpang
Satu Pasien Meninggal, RSUP Kariadi: Negatif Corona Tapi Karena Flu Babi
SKK Migas – KKKS Salurkan Bantuan Bencana Banjir – Longsor di Sumatera Barat
TAGGED:Tiga tahun trans jatengTrans Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?