By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tim Pengabdian FPIK Undip Lakukan Penyuluhan Demplot Ikan Koi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tim Pengabdian FPIK Undip Lakukan Penyuluhan Demplot Ikan Koi

Last updated: 12 April 2020 14:30 14:30
Jatengdaily.com
Published: 12 April 2020 14:30
Share
Tim pengabdian FPIK Undip melakukan pengembangan inovasi pembuatan paving block berbahan dasar limbah plastik. Foto: dok
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com)- Tim Pengabdian Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro Dr Dra Wilis Ari Setyati MSi, Dra Rini Pramesti MSi, Ir Chrisna Adi Suryono MPhil, Ir Ali Djunaedi MPhil dan Ir Gunawan Widi Susanto MSc mengembangkan inovasi pembuatan paving block berbahan dasar limbah plastik.

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masalah pengolahan sampah plastik yang dibakar di desa Kebonagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang yang dapat mengganggu kesehatan warga. Selain itu, program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan limbah plastik menjadi barang yang bernilai jual lebih tinggi. Kegiatan telah dilakukan beberapa bulan lalu, sebelum pandemi Corona.

Menurut Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengolahan Sampah, sampah merupakan sisa kegiatan sehari-hari manusia atau dari proses alam yang berbentuk padat. Penggunaan limbah plastik sebagai bahan utama pembuatan paving block berfungsi sebagai salah satu bentuk untuk mengurangi timbulan sampah plastik.

Serat polypropylene adalah salah satu jenis plastik yang paling banyak digunakan sebagai bahan serat dalam campuran beton selama bertahun-tahun, memiliki tegangan tarik tinggi, dan modulus elastisitas.

Pelatihan pembuatan paving block dari limbah plastik disambut dan diikuti dengan antusias oleh warga Desa Kebonagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang.

Wilis Ari Setyati selaku ketua program pengabdian berharap, setelah dilaksanakannya pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran warga akan dampak negativ dari pembakaran sampah dan menjadi pertimbangan perangkat desa untuk membuat sebuah instalasi pengolahan sampah plastik menjadi paving block.

”Paving block dari limbah plastik ini selain dapat mengatasi pencemaran lingkungan juga diklaim memiliki kekuatan yang lebih baik dibandingkan dengan paving block konvensional,” jelasnya, Minggu (12/4/2020). she

You Might Also Like

Kesembuhan COVID-19 Kembali Menembus Angka Tertinggi Melebihi 14 Ribu Orang Sembuh Per Hari
Komika Fico Fachriza Pakai Narkoba Dari Tahun 2016
Visiting Professor di Sekolah Vokasi Undip Hadirkan Akedemisi dari Universiti Kebangsaan Malaysia
Timun Suri Buah Favorit Saat Berbuka Puasa Ternyata Punya Banyak Manfaat
Dari Hobi, SSMC Buat Motor Jadul S 90 Tetap Eksis
TAGGED:Demplot koiFPIK Undip
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?