Tipu Calon Pengantin, WO Abal-abal Diamankan Polisi

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dengan modus memberi layanan untuk prosesi pesta pernikahan, Ade S, warga Bangetayu Kulon, Semarang menipu korbannya. Uang ratusan juta sudah dia raup. Para koleganya dia jaring juga lewat media sosial.

Pelaksana tugas Kapolsek Semarang Timur Iptu Budi Antoro, mengatakan, daksi kejahatannya, pelaku menyuruh korban membayar separuh dulu sekitar Rp 3 juta sampai Rp 10 juta.

Dia mengungkapkan peran pelaku sangat rapi. Pada konsumennya, tersangka mengaku menyediakan paket jasa pernikahan. “Pelakunya tunggal sudah kami tahan. Korbannya 18 orang calon pengantin yang sudah setor uang total per orang sampai Rp42 juta. Jadi dia sudah raup untung ratusan juta rupiah, tapi uangnya habis untuk keperluan pribadi,” ujarnya.

Agar korban tidak curiga, pelaku tetap berkomunikasi seperti biasa dengan pelanggan mereka. Sampai menjelang hari H saat dilakukan cek lokasi, ternyata gedung masih kosong. Korban merasa tertipu berusaha mengontak juga tidak bisa dihubungi.

“Semua gedung, catering masih kosong. Padahal calon pengantin itu sudah sebar undangan dan sudah setor uang Rp3 juta hingga Rp46 juta,” jelasnya.

Sadar menjadi korban penipuan, puluhan calon pengantin melaporkan kasus tersebut ke Polsek Semarang Timur. Polisi juga mendapati laporan bahwa ada seorang korban lain tertipu oleh WO abal-abal tersebut.

“Setelah kita dalami pelaku ini terbukti menipu beberapa calon lain. Kita langsung menangkap pelaku saat sedang jalan-jalan dengan istri dan empat anaknya di Jalan Thamrin Semarang,” akunya, Rabu (26/2/2020). adri-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here